Bacaan Do’a Bersetubuh Lafadz Dan Terjemahnya Lengkap

Posted on

Bacaan Do’a Bersetubuh Lafadz Dan Terjemahnya Lengkap

Niat Bersetubuh – Ikatan pernikahan merupakan ikatan yang menjadikan pasangan lelaki dengan perempuan menjadi halal. Jika sebelumnya saling memandang saja haram, haram untuk saling menyentuh, bahkan haram untuk melakukan hubungan badan, kini menjadi halal.


Salah satu hal yang menjadikan hubungan suami istri menjadi langgeng serta harmonis, yaitu terpenuhinya kebutuhan biologis diantara keduanya. Caranya yaitu dengan melakukan hubungan badan. Bersetubuh atau jima’ dengan istri yang halal merupakan syahwat yang juga disukai oleh para ulama. Itulah yang diridhoi di dalam agama dibandingkan berzina.

Selain memenuhi hasrat biologis, bersetubuh juga bertujuan untuk menghasilkan keturunan. Keturunan itu diharapkan bisa meneruskan jejak nasab, dan menjadi anak-anak yang sholeh maupun sholehah. Sehingga, sebelum bersetubuh ada baiknya untuk mengucapkan doa seperti di bawah ini.

Bacaan Doa Bersetubuh Lafadz dan Terjemahnya

بِسْمِ اللَّهِ اللَّهُمَّ جَنِّبْنَا الشَّيْطَانَ وَجَنِّبْ الشَّيْطَانَ مَا رَزَقْتَنَا

BISMILLAH, ALLAAHUMMA JANNIBNAASY SYAITHOONA WA JANNIBISY SYAITHOONA MAA ROZAQTANA

Artinya : Dengan menyebut nama Allah. Ya Allah jauhkanlah syaithan dari kami dan jauhkanlah syaithan dari apa (anak, pent) yang Engkau rizkikan kepada kami.

Doa ini berasal dari sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Ibnu Abbas radiyallahu ‘anhuma, bahwasanya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda :

«لَوْ أَنَّ أَحَدَكُمْ إذَا أَتَى أَهْلَهُ قَالَ: بِسْمِ اللَّهِ اللَّهُمَّ جَنِّبْنَا الشَّيْطَانَ وَجَنِّبْ الشَّيْطَانَ مَا رَزَقْتَنَا، فَإِنْ قُدِّرَ بَيْنَهُمَا فِي ذَلِكَ وَلَدٌ لَنْ يَضُرَّ ذَلِكَ الْوَلَدَ الشَّيْطَانُ أَبَدًا» رَوَاهُ الْجَمَاعَةُ إلَّا النَّسَائِيّ

“Seandainya salah seorang dari kalian mendatangi istrinya kemudian membaca doa “Bismillah, Allahumma Jannibnaasy syaihtona wa Jannibisy syaithona maa razaqtanaa” kemudian Allah takdirkan keduanya memiliki anak, maka syaithan tidak akan pernah bisa membahayakannya selamanya[1].”

Baca Juga :   Kisah 9 Tokoh Walisongo Yang Menginspirasi Umat Islam Lengkap

Adab Berhubungan Suami Istri

Agama Islam adalah agama yang lengkap yang mengharuskan para pemeluknya memiliki adab, serta berperilaku sesuai dengan adab yang sudah ditetapkan. Tak terkecuali dalam hal berhubungan badan, Islam juga sudah mengatur adabnya. Berikut ini adab dalam berhubungan suami istri :

  • Menggunakan wewangin dahulu sebelum bertemu dengan istri, Sebagaimana diriwayatkan dalam Shahihain (Bukhari dan Muslim) dari Aisyah radiyallahu ‘anha ia mengatakan,”Aku mengoleskan parfum kepada Rasulullah, kemudian beliau mengunjungi istri-istrinya (menggaulinya), dan pada pagi harinya beliau melaksanakan ihram sementara pakaiannya masih ada bekas wewangian.
  • Melakukan pemanasan dahulu, artinya bermain dengan istri yang akan membangkitkan syahwat hingga merasakan kenikmatan dalam berhubungan intim.
  • Berdoa dahulu sebelum melakukan hubungan suami istri, dengan doa yang sudah disebutkan di atas tadi.
  • Hanya boleh menyetubuhi istri di bagian kemaluannya saja, baik posisi dari depan maupun belakang. Diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim bahwa orang-orang yahudi mengatakan,”Apabila seorang lelaki menggauli istrinya dari belakang, maka anaknya akan menjadi juling.” Maka turunlah firman Allah Ta’ala :

    نساؤكم حرث لكم فأتوا حرثكم أنى شئتم
    “Istri-istri kalian adalah ladang bercocok tanam untuk kalian. Maka datangilah mereka sekehendakmu.” (QS. Al-Baqarah : 223)

  • Haram hukumnya menggauli istri saat sedang haid. Diriwayatkan oleh Tirmidziy dan Abu Dawud dari Abu Hurairah bahwasanya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda,”Barangsiapa yang menggauli istrinya ketika haidh, atau menggaulinya lewat dubur, atau mendatangi dukun, sungguh ia telah kafir terhadap apa yang diturunkan kepada Muhammad.”
  • Haram menggauli istri lewat duburnya. Diriwayatkan oleh Abu Dawud dalam sunannya dari Abu Hurairah. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda,”Terlaknat orang yang mengauli istrinya lewat dubur.”
  • Dilarang menyebarkan rahasia dalam berhubungan badan pada orang lain. Berdasarkan sabda nabi shallallahu ‘alaihi wasallam,”Sesungguhnya orang yang paling buruk di sisi Allah pada hari kiamat nanti adalah seorang lelaki yang menggauli istrinya, atau istri yang digauli suaminya, kemudian menyebarkan rahasia hubungan intimnya.” (HR Muslim)
  • Wajib mandi junub setelah bersetubuh meskipun tidak mengeluarkan air mani. Berdasarkan hadits yang diriwayatkan oleh Imam Muslim dari sahabat Abu Hurairah, bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda,”Apabila seorang lelaki mendatangi istrinya, kemudian menggaulinya maka wajib untuk mandi, walaupun tidak keluar mani[2].”

Demikianlah Niat Bersetubuh yang dilengkapi dengan adab-adab di dalamnya secara lengkap. Semoga doa ini bisa diaplikasikan ke dalam kehidupan sehari-hari. Semoga bermanfaat.

Baca Juga :