5 Cara Brainstorming : Pengertian, Fungsi dan Contohnya dalam Bahasa Inggris

Posted on

Cara Brainstorming dalam Mempelajari Bahasa Inggris

Mempelajari bahasa Inggris bagi para calon pengajar atau bagi Anda yang ingin mahir berbahasa Inggris, tentu banyak hal yang harus diperhatikan dengan baik. Contohnya pada saat Anda belajar bahasa Inggris di kelas, maka diperlukan opening untuk penyampaian materinya. Itulah yang disebut dengan brainstorming dalam belajar bahasa Inggris.

Pengertian Brainstorming

Sebelum masuk ke pembahasan brainstrorming dalam belajar bahasa Inggris, mari kita bahas terlebih dahulu mengenai pengertian dari brainstorming itu sendiri. Teknik atau cara mengajar yang biasanya dilakukan oleh guru di sebuah kelas, untuk mencurahkan gagasan antar siswa sebelum masuk ke pelajaran inti disebut dengan brainstorming.

Brainstorming ini kurang lebih sama dengan diskusi, tetapi ada sedikit perbedaan diantara keduanya. Perbedaannya adalah dalam diskusi diperbolehkan menanggapi pendapat dari teman, tetapi dalam brainstorming tak boleh ada pendapat apapun yang menanggapi. Sehingga dalam brainstorming ini hanya saling mencurahkan gagasan dan ide saja.

Fungsi Brainstorming

Dalam proses belajar, brainstorming ini memiliki beberapa fungsi yaitu:

  • Bahan koreksi di tahap awal.
  • Cara untuk mengembangkan ide/pendapat yang baru tentang suatu masalah.
  • Mengembangkan pemikiran yang kreatif.
  • Menindaklanjuti pemecahan di suatu masalah.
  • Meningkatkan daya ingat.
  • Menumbuhkan beberapa ide yang baru.

Tips dan Cara Brainstorming dalam Belajar Bahasa Inggris

Jika Anda merupakan seorang guru bahasa Inggris atau bahkan calon pengajar bahasa Inggris, maka sebaiknya Anda melakukan brainstorming terlebih dulu sebelum masuk ke pelajaran inti. Tujuannya adalah untuk memancing cara berpikir dari para siswa yang Anda didik tersebut. Berikut cara melakukan brainstorming dalam belajar bahasa Inggris:

Baca Juga :   Past Future Perfect Tense  : Penjalasan , Rumus dan Contoh  Dalam Bahasa Inggris

1. Menggunakan Picture

Sebelum masuk ke pelajaran pokok dalam bahasa Inggris seperti reading text misalnya, sebaiknya Anda menggunakan picture atau gambar sebelum mulai mengajar. Misalnya ketika mengajar descriptive text, gunakan gambar artis yang sedang viral saat itu supaya mereka tertarik. Kemudian tanyakan, what are you thinking about this picture?’. Anak-anak akan dituntut untuk mengungkapkan pendapat atau penilaiannya mengenai gambar dari artis tersebut.

Anda bisa memberinya contoh seperti her nose is pointed, she is beautifull, atau her hair is long dan lain sebagainya. Contoh tersebut untuk membantu mereka agar tidak kebingungan. Cara ini akan lebih efektif, dibandingkan dengan menjelaskan secara langsung dalam descriptive text dari gambar itu.

2. Menggunakan Song

Langkah berikutnya dalam melakukan brainstorming ketika belajar bahasa Inggris adalah, dengan menggunakan song atau lagu. Cara ini selain efektif juga akan menjadi lebih menyenangkan, dibandingkan cara-cara seperti menggunakan penjelasan. Untuk mempelajari sebuah kosakata atau vocabullary biasanya dilakukan melalui sebuah lagu.

Anda bisa meminta para siswa untuk mendengarkan sebuah lagu, kemudian berikan mereka lembaran berisi lirik lagu tersebut. Ajak mereka untuk membaca liriknya dan mengartikannya secara bersama-sama. Hal ini akan lebih efektif, dibandingkan dengan meminta mereka untuk menghafal kosakata secara terus menerus.

3. Menggunakan Game

Cara yang ketiga bisa dengan menggunakan game, selain menggunakan picture dan song. Game yang Anda gunakan, bisa untuk jenis pembelajaran apa saja misalnya reading, listening dan writing. Contoh game bisa Anda gunakan dalam brainstorming tersebut yaitu mindmaping, atau memetakan pemikiran kita. Misalnya mengucapkan kata family, dan minta para siswa untuk menulis komponen yang ada pada kata family tanpa harus melihat kamus. Misalnya kata father, mother, sister, brother dan sebagainya. Hal itu juga akan membantu para siswa tersebut untuk bernalar dalam bahasa Inggris.

Baca Juga :   4 Section Tes TOEFL : Penjelasan dan Tujuan dalam Bahasa Inggris

4. Menggunakan Story Telling

Teknik lainnya dalam brainstorming adalah story telling, tapi dengan bahasan yang ringan dan tidak terlalu panjang. Cukup dengan menceritakan sebagian ceritanya saja, lalu minta tanggapan dari para siswa tentang cerita tersebut. Tanyakan juga pada mereka apa saja tema, character, atau lanjutan cerita itu menurut imajinasi mereka masing-masing. Hal itu akan melatih sikap tanggap dari siswa tersebut sejak mereka belum masuk ke pelajaran inti/pokoknya.

5. Menggunakan Discussion

Brainstorming dengan diskusi memang hampir mirip, tetapi keduanya tetap dua hal yang berbeda. Saat itu, Anda bisa menggunakan diskusi untuk brainstorming di dalam bahasa Inggris. Anda bisa membuat suatu tema, lalu minta tanggapan dari mereka. Misalnya tema corruption dan seperti apa corruption tersebut bagi mereka. Selain melatih pemikiran, brainstorming ini juga akan melatih speaking mereka dalam bahasa Inggris.

Itulah tips dan cara melakukan brainstorming di kelas saat pelajaran bahasa Inggris.

Baca Juga :