Ceramah : Pengertian, Ciri, Jenis, Unsur, Tujuan, Kaidah Kebahasaan, Metode, Struktur, Dan Contohnya Lengkap

Posted on

Ceramah : Pengertian, Ciri, Jenis, Unsur, Tujuan, Kaidah Kebahasaan, Metode, Struktur, Dan Contohnya Lengkap

Tujuan Ceramah – Ceramah adalah kegiatan penyampaian pesan yang tujuannya yaitu untuk memberi nasehat, petunjuk maupun petuah kepada pendengar secara lisan. Pendengar bisa berarti siapa saja, masyarakat luas atau khalayak.

Pengertian Ceramah Menurut Para Ahli

  1. Menurut Sumantri M, dkk, metode ceramah adalah penyajian pelajaran yang dilakukan oleh penceramah, dengan memberi penjelasan secara lisan pada orang yang mendengarkannya. Ceramah adalah metode yang paling populer serta paling banyak dipakai oleh pengajar/guru di sekolah. Hal ini menunjukkan bahwa ceramah mudah dipakai dan efektif dalam menyampaikan informasi.
  2. Metode ceramah menurut Dimyati Dkk adalah bentuk interaksi dalam belajar mengajar yang dilakukan dengan melalui pengaturan, serta penjelasan lisan oleh guru pada sekelompok anak didiknya. Ceramah ini sangat dipengaruhi oleh kepribadian serta kemampuan guru, yang diperoleh dari pengalaman hidup dan bakat yang dimiliki dan juga penguasaan materi. Seorang guru/penceramah harus mempunyai keterampilan yang baik, dalam mengemas informasi dengan bahasa yang mudah dipahami. Kualitas ceramah dipengaruhi oleh gaya bahasa, penampilan suara, prosedur, kelancaran, dan sebagainya yang membuat para audiens lebih mudah menyerap informasi yang disampaikan.
  3. Metode ceramah menurut M. Basyiruddin Usman adalah teknik penyampaian pesan dalam pelajaran, yang paling ekonomis dalam hal menyampaikan informasi. Ceramah juga efektif dalam mengatasi kelangkaan literatur/rujukan, yang sesuai dengan jangkauan daya beli serta daya paham siswa.
  4. Menurut KBBI atau Kamus Besar Bahasa Indonesia, yang disebut dengan metode ceramah adalah salah satu cara belajar mengajar yang menekankan pada pemberitahuan satu arah dari seorang pengajar kepada para pelajar.
Baca Juga :   Kumpulan Kata Cinta Romantis Paling Bermakna, Lucu dan Menyentuh Hati Lengkap

Ciri – Ciri Ceramah

  • Ceramah disampaikan oleh seseorang yang memiliki keahlian dalam bidang atau disiplin ilmu tertentu.
  • Memiliki struktur yang lengkap, terdiri atas pendahuluan, isi, penutup.
  • Isi ceramah sesuai dengan kegiatan yang ada.
  • Isi ceramah harus objektif, jelas, dan benar.
  • Isi ceramah tidak akan menimbulkan pertentangan di masyarakat.
  • Bahasa yang digunakan penceramah mudah dipahami pendengar.

Ciri – Ciri Pembicara Yang Baik

  • Memandang suatu hal dari sudut pandang yang baru, mengambil titik pandang tak terduga dalam hal yang umum.
  • Mempunyai cakrawala luas. Mereka memikirkan dan membicarakan isu-isu dan beragam pengalaman di luar kehidupan mereka sehari-hari.
  • Antusias, menunjukkan minat besar pada apa yang mereka perbuat dalam kehidupan mereka, maupun pada apa yang Anda katakan pada kesempatan itu.
  • Tidak pernah membicarakan diri mereka sendiri.
  • Sangat ingin tahu. Mereka bertanya, “Mengapa?” Mereka ingin tahu lebih banyak mengenai apa yang Anda katakan.
  • Menunjukkan empati. Mereka berusaha menempatkan diri mereka pada posisi Anda untuk memahami apa yang Anda katakan.
  • Mempunyai selera humor, dan tidak keberatan mengolok-olok diri sendiri. Sungguh, konversasionalis terbaik sering mengisahkan pengalaman konyol mereka sendiri.
  • Mempunyai gaya bicara sendiri.

Jenis – Jenis Ceramah

Ceramah Umum

Adalah suatu pesan yang tujuannya adalah untuk memberi nasehat dan petunjuk, yang ditujukan pada banyak orang atau masyarakat luas. Secara umum, ceramah umum ini sifatnya menyeluruh, maksudnya tidak ada batasan apapun baik dari audiens yang sudah tua atau yang masih muda. Materinya tak ditentukan sesuai dengan acara.

Ceramah Khusus

Adalah ceramah yang tujuannya untuk memberi nasehat dan petunjuk, pada mad’u atau khalayak tertentu yang sifatnya khusus. Baik dari segi materi atau yang lainnya. Dalam ceramah khusus ini, banyak batasan yang dibuat misalnya materi yang menyesuaikan dengan keadaan. Contohnya peringatan Isra Mi’raj.

Baca Juga :   Contoh Jurnal : Kerangka, Cara, Contoh Dan Pengertiannya Lengkap

Unsur – Unsur Ceramah

Penceramah

Adalah orang yang melakukan kegiatan ceramah. Dalam menjadi seorang penceramah, wajib mempunyai ilmu yang mumpuni dalam materi yang disampaikan pada pendengar.

Pendengar

Adalah orang yang menerima nasehat/petunjuk dari si penceramah.

Materi

Materi ini berasal dari ajaran suatu agama. Ceramah yang baik adalah ceramah yang mampu dan sanggup membuat pendengar terdorong, serta tergugah dalam melakukan nasehat yang telah diberikan si penceramah. Materi ceramah ini harus disusun dengan sistematis supaya bisa diterima dengan baik oleh pendengar.

Tujuan Ceramah

Informatif/instruktif

Untuk memberi informasi pada pendengar tentang suatu hal, hingga pendengar bisa memahami atau mengerti isi informasi tersebut.

Persuasif 

Mengajak pendengar agar mengikuti apa yang sudah disampaikan oleh pembicara, supaya keyakinan pendengar semakin bertambah dalam melakukan sesuatu ke arah yang lebih baik lagi.

Argumentatif

Meyakinkan pendengar tentang suatu hal

Deskriptif

Menggambarkan atau melukiskan tentang suatu keadaan.

Rekreatif

Menghibur atau menggembirakan pendengar agar merasa puas.

Naratif

Menceritakan sesuatu hal kepada pendengar.

Kaidah Kebahasaan Teks Ceramah

  • Menggunakan kalimat simpleks/tunggal dan kompleks/majemuk.
  • Menggunakan kata kerja mental, misalnya memprihatinkan.
  • Kalimatnya bersifat deklaratif dan imperatif (persuasif/ajakan).
  • Menggunakan kata-kata yang menunjukkan hubungan argumentasi (sebab-akibat) satu dengan yang lainnya.
  • Menggunakan kata-kata teknis/peristilahan yang berkenaan dengan topik yang dibahas penceramah.
  • Menggunakan kata sapaan orang kedua atau ketiga yang sesuai dengan bahasa adat setempat, santun serta sesuai dengan kondisi/situasi.

Metode Ceramah

  • Ekstemporan. Adalah metode ceramah dengan cara hanya menuliskan pokok pembahasan atau gagasan utama saja.
  • Impromptu. Adalah metode yang paling sering digunakan oleh para penceramah senior dan berpengalaman, karena tidak ada persiapan dan menyampaikan ilmu yang dimiliki yang diingatnya.
  • Membaca naskah. Biasanya metode ini digunakan oleh para penceramah baru dan pemula karena mudah untuk membaca naskah secara lengkap.
  • Menghafal. Adalah metode dengan menghafal teks ceramah terlebih dahulu.

Struktur Teks Ceramah

Pendahuluan

  • Pembuka : bagian ini berisi salam pembuka, ucapan penghormatan, dan ucapan syukur.
  • Pengantar : bagian ini adalah paragraf pengantar yang mengarah pada topik. Biasanya pengantar berasal dari informasi atau berita yang faktual yang masih terkait dengan topik ceramah.
Baca Juga :   Contoh Teks Tantangan Beserta Strukturnya Lengkap

Isi Ceramah

  • Inti : berisi paparan dari penceramah, pandangan umum, ilustrasi dari materi yang disampaikan.
  • Gagasan : berisi ide besar yang ingin disampaikan kepada pendengar. Ceramah yang baik berisi satu gagasan besar yang kemudian dikembangkan dalam subtopik.

Penutup

  • Simpulan
  • Ucapan permintaan maaf
  • Salam penutup

Contoh Ceramah

Assalamualaikum warahmatullahi wabarokatuh.

 

Puji syukur marilah kita panjatkan kehadirat Allah SWT karena telah memberikan kepada kita semua nikmat sehat serta nikmat iman sehingga kita dapat berkumpul di tempat yang insya Allah mulia ini.

Sholawat serta salam semoga tetap tercurah kepada junjungan kita NAbi Agung Muhamamd SAW yang telah membawa kita dari zaman jahiliyah menuju zaman ilmiah yang terang benderang seperti sekarang ini. Juga kepada keluarganya, sahabatnya, serta para pengikutnya dan sampailah kepada kita selaku umatnya. Aamiin.

 

Hadirin yang dirahmati Allah,

 

Allah serta Rasul-Nya telah mengajarkan kepada kita untuk dapat menjalani hidup dengan lapang dan tenang. Salah satu sifat yang harus kita miliki untuk dapat hidup lapang dan tenang adalah adalat sifat sabar. Kata sabar berasal dari bahasa arab yang artinya menahan diri. Apabila diartikan dalam kehidupan sehari-hari maka cakupan artinya sangat luas.

 

Kita akan semakin mudah untuk dapat bersabar dalam menghadapi cobaan apabila kita semakin sadar akan siapa diri kita sebenarnya. Untuk itu hal pertama yang dapat kita bangun dalam diri kita adalah dengan menyadari bahwa kapanpun dan di manapun kita berada pasti tidak akan pernah lepas dari yang namanya cobaan.

 

Dalam Al-Quran banyak sekali ayat-ayat yang membahas mengenai balasan bagi orang-orang yang bersabar. Beberapa ayat tentang sabar ada dalam surah Al-Baqarah ayat 153, 155,156,157. Untuk ayat 153 berbunyi yang artinya “Wahai orang-orang yang beriman! Mohonlah pertolongan (kepada Allah) dengan sabar dan shalat. Sungguh Allah akan bersama pada orang-orang yang sabar.

 

Tanpa mengurangi rasa hormat saya, saya mengajak saudara – saudara semua untuk selalu meningkatkan kualitas sabar kita mengenai hal apapaun yang telah terjadi dalam hidup kita. Sehingga hati kita dapat lebih tenang dalam menerima apa yang telah Allah takdirkan.

 

Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.

 

Sekian pembahasan tentang Tujuan Ceramah yang disertai dengan Pengertian, Ciri. Jenis, Unsur, Kaidah, Metode, Struktur dan Contohnya Lengkap. Semoga bermanfaat.

Baca Juga :