Ancaman Non Militer Dalam Bidang Ekonomi – Pengertian dan Contohnya Lengkap

Posted on

Contoh Ancaman Non Militer Dalam Bidang Ekonomi Lengkap

Contoh Ancaman Dalam Di Bidang Ekonomi – Melindungi NKRI adalah kewajiban kita semua, sebagai warga negara Indonesia. Contohnya ancaman non militer di Indonesia. Dan ada banyak sekali cara untuk melindungi NKRI dari hal yang kecil sampai besar, ada banyak juga hal yang dapat kita lakukan untuk melindungi Indonesia.

Ancaman Non Militer Dalam Bidang Ekonomi

Kita wajib melindungi Indonesia karena telah banyak ancaman yang datang dari dalam dan luar negeri. Ada banyak juga ancaman yang semakin komplek, yang dapat memecah belah Indonesia.

Pengertian Ancaman Non Militer

Adalah jenis ancaman yang dapat berasal dari dalam atau luar negeri. Ancaman itu bisa memecah belah bangsa, dan bisa membahayakan kedaulatan NKRI. Ancaman non militer juga bisa mengancam keselamatan warganya.

Jika ancaman dari militer maka yang harus dihadapi adalah lembaga dari pemerinta pertahanan. Tapi bila ancamannya berasal dari non militer maka yang harus dihadapi adalah lembaga dari pemerintahan bidang luar pertahanan, yang sesuai dengan bidang yang sedang terancam tersebut. karena kedaulatan bangsa bisa saja terancam bila tak ditangani dengan cara yang tepat.

Contoh Ancaman Non Militer Bidang ekonomi

Ekonomi merupakan bidang/aspek yang penting di suatu negara. Bila tak ada ekonomi maka tak akan ada negara. Pertahanan juga menjadi salah satu alat vital dari sebuah negara, yaitu dalam aspek ekonomi.

Ekonomi juga tak hanya dijadikan alat pertahanannya saja. Tapi juga bisa menjadi patokan posisi tawar menawar dalam hubungan antar negara, serta hubungan internasional. Ancaman non militer di bidang ekonomi dibagi menjadi dua jenis. Diantaranya yaitu :

Internal

Contoh ancaman bidang ekonomi internal biasanya berasal dari dalam negeri, diantaranya :

1. Infrastruktur yang Kurang Memadai

Dengan infrastruktur yang kurang memadai maka hal ini bisa memengaruhi tingkat ekonomi yang ada di Indonesia. Dan bisa menjadi ancaman yang memengaruhi stabilitas ekonomi. hal itu disebabkan oleh beberapa hal, misalnya pembangunan yang tak merata atau tak sama, karena hal itu memengaruhi aspek ekonomi dan bidang yang lainnya di suatu daerah.

Cara mengatasi infrastruktur yang tidak memadai

  • Pendanaan infrastur
  • Perhatian yang lebih dari pemerintah
  • Pemerataan pembangunan infrastruktur
  • perencanaan infrastruktur yang sesuai dengan daerahnya

2. Pengangguran

Masalah pengangguran sudah menjadi masalah yang ada di Indonesia setiap tahunnya, dan setiap tahun tingkat pengangguran di Indonesia semakin tinggi. Jika tingkat pengangguran menjadi semakin tinggi, maka kemiskinan juga akan semakin meningkat.

Jumlah pengangguran yang tak banyak menyebabkan ancaman dalam bidang ekonomi dari dalam negeri. pengangguran menjadi ancaman ekonomi karena dampak bagi negara juga besar. Karena jumlah pengangguran yang banyak itu, dapat menyebabkan kemajuan negara dan bangsa menjadi terhambat.

Baca Juga :   Hubungan Dasar Negara Dengan Konstitusi Lengkap

Penyebab pengangguran

  • Kekurangan lapangan kerja di Indonesia
  • Kompetisi pekerja yang tidak sesuai dengan kebutuhan
  • Kurangnya suatu pendidikan di Indonesia
  • Meningkatnya bidang teknologi yang menyebabkan manusia tergantiakn oleh suatu mesin yang menyebabkan banyak pengangguran
  • Urbanisasi
  • ketimpangan pendapatan
  • Ekonomi yang tidak stabil
  • Adanya pasar global

Cara mengatasi pengangguran

  • Mendorong pendidikan
  • Mendukung dan mengembangkan usaha wiraswasta
  • Mendorong suatu usaha yang formal
  • Meningkatkan pelatihan keterampilan dan pelatihan kerja untuk industri modern
  • penciptaan suatu lapangan kerja yang bersifat dengan padat karya
  • Menjalankan program KB
  • Meningkatkan usaha transmigrasi
  • Membuka luas kesempatan bekerja ke luar negeri.

3. Inflasi

Adalah kenaikan harga yang pada umumnya berlangsung terus menerus terjadi, dan mengakibatkan adanya perubahan di dalam mekanisme pasar. Inflasi di sebuah negara diberlakukan karena beberapa faktor seperti misalnya berlebihnya likuiditas di mekanisme pasar, yang memicu spekulasi ataupun konsumsi.

Konsumsi rakyat yang berlebih dapat berakibat pada suatu lancarnya produksi dan distribusi barang. Sehingga inflasi menjadi ancaman dari dalam, dan juga bisa menyebabkan terhambatnya ekonomi di suatu negara.

Cara mengatasi inflasi

  • Melakukan devaluasi
  • Penurunan nilai mata uang
  • Melakukan penekanan pada tingkat upah
  • Pemerintah mencoba untuk melakukan pengawas warga
  • melakukan beberapa kebijakan seperti kebijakan moneter, kebijakan non moneter dan kebijakan fiskal
  • Pengusaha meningkatkan tingkat produksinya
  • Melakukan distribusi langsung oleh pihak berwenang atau pemerintah.
4. Sistem ekonomi yang kurang jelas

Ancaman non militer secara internal yang berikutnya yaitu sistem ekonomi yang kurang jelas. Atau sistem ekonomi dalam sebuah negara/daerah yang tak jelas bagaimana strukturnya. Sistem ekonomi di suatu negara yang seharusnya yaitu sistem ekonomi yang dilakukan oleh negara dalam memanfaatkan sumber daya yang dimiliki. Bukan untuk individu di negara itu sendiri, sehingga dapat mencapai kesejahteraannya sendiri.

Supaya masalah itu dapat diselesaikan, sebaiknya pemerintah melakukan beberapa hal untuk mengatasinya.

Cara mengatasi sistem ekonomi yang jurang jelas

  • Terlebih dahulu membuat perencanaan pasar atau market ekonomi
  • Mengatur faktor produksi
  • Mengatur ekonomi yang terencana
  • Melihat kesempatan ekonomi di Indonesia
  • Menciptakan situasi usaha yang kondusif

Eksternal

Ancaman non militer juga berasal dari luar negeri. Dan dipengaruhi oleh beberapa faktor yang berdampak pada stabilitas ekonomi yang bisa terguncang. Berikut ini contoh ancaman non militer dari luar negeri :

1. Kinerja ekonomi yang buruk

Suatu kinerja ekonomi yang buruk dapat mengakibatkan ekonomi yang terhambat. Karena hal itu maka semua pihak khususnya dari pemerintah dan masyarakat di sektor ekonomi, yang wajib menghadapi tantangan itu bersama-sama. Sehingga tidak ada pihak yang dirugikan dan kinerja ekonomi Indonesia. Supaya lebih maju dari sebelumnya.

2. Tingkat daya saing yang rendah

Dengan tingkat daya saing yang rendah, maka perekonomian di Indonesia tak akan berkembang. Karena ekonomi stuck di tempat maka perekonomian akan sulit berkembang. Untuk menghadapi ancaman itu dibutuhkan upaya pemerintah Indonesia, dan dari masyarakat Indonesia dalam akselerasi pembangunan Indonesia.

Baca Juga :   Perbedaan Hukum Publik Dan Hukum Privat Lengkap

Melalui daya saing yang tinggi di Indonesia, maka perekonomian di Indonesia dapat bersaing di kancah internasional.

3. Indonesia masih ketergantungan dengan negara lain

Indonesia juga tak dapat berdiri sendiri, karena ada banyak faktor yang membuat Indonesia ketergantungan dengan negara lain. Indonesia masih memerlukan bantuan dari negara lain dalam menyokong sistem ekonominya. Sehingga Indonesia harus membuat hubungan yang baik dengan negara yang lainnya.

Indonesia harus membangun hubungan baik dengan negara lain supaya agar tatanan ekonomi di Indonesia juga tertata dengan baik. Manfaat dalam menjaga menjaga hubungan baik dengan negara lain yaitu untuk meningkatkan kualitas ekonomi di Indonesia. Karena Indonesia dapat belajar bagaimana cara mengatur sistem ekonomi, di suatu negara yang telah berkembang pesat.

4. Ketidakpastian dan tidak kesiapan menghadapi globalisasi

Zaman sekarang segala hal sudah maju dan berkembang. Seperti misalnya teknologi yang berkembang dengan cepat karena globalisasi. Salah satu ancaman/hambatan dari globalisasi adalah di Indonesia yang tidak pasti dan tidak siap dalam menghadapi globalisasi. Yang dimana globalisasi sudah semakin berkembang dari hari ke hari.

Dalam mengatasi ancaman itu maka dibutuhkan generasi muda yang tahu dan bisa menghadap dunia globalisasi. Tapi ada saja generasi muda yang wajib dibekali dengan budaya nusantara supaya tak terjerumus dengan budaya di negara lain. Serta dapat menyaring budaya luar yang dapat dipelajari para generasi muda demi globalisasi.

Contoh Ancaman Non-Militer Bidang Ideologi

Ideologi juga penting di Indonesia, dan Indonesia telah menganut ideologi pancasila sejak negara merdeka. Pancasila yang didasari ideologi yang terbuka karena didasari oleh pancasila. Tetapi sekarang sudah banyak muncul ancaman dan gangguan.

Ancaman ideologi ini dikhawatirkan dapat menjadi ancaman dan dapat menghancurkan ideologi pancasila. Ideologi diartikan sebagai keyakinan atau dasar yang sistematis dalam mencapai tujuan dan setiap negara paham akan ideologinya masing-masing.

Ancaman non militer dalam bidang ideologi diantaranya yaitu :

1. Masuknya paham komunisme

Komunis adalah paham yang dianut oleh beberapa negara yang ada di dunia. Misalnya negara Korea Utara. Paham tersebut adalah ideologi/paham yang dianut oleh suatu negara. Seluruh kegiatan di negara itu dilakukan atas nama dan demi negara. Tujuannya yaitu untuk memukul rata seluruh tingkat kehidupan di masyarakat. Hingga seluruh alat reproduksi di dalam negaranya dimiliki oleh negara.

Salah satu contoh ancaman-non militer didalam bidang ideologi ini adalah masuknya paham komunisme ke Indonesia. Paham ini tak sesuai dengan ideologi pancasila, dan tak cocok jika dijadikan sebagai ideologi di Indonesia.

Sehingga paham komunis menjadi ancaman yang serius bagi Indonesia. Dan bisa merusak nilai sendi bangsa Indonesia, karena tidak sesuai.

Baca Juga :   Contoh Perilaku Yang Bertentangan Dengan Hukum Lengkap

2. Masuknya ideologi liberalisme

Ideologi liberalisme adalah bentuk penetrasi nilai kebebasan yang dianggap sebagai salah satu ancaman non militer. Karena tak sesuai dengan kepribadian bangsa Indonesia yang dapat memicu proses disintergrasi bangsa dan merusak nilai sendi kehidupan bangsa Indonesia.

Ideologi/paham liberalisme adalah tradisi/pandangan yang menekankan bahwa hak dan kebebasan umum individu di sebuah negara, merupakan mutlak di bidang politik.

Liberalisme juga merupakan ideologi yang mencita-citakan masyarakat yang memiliki kebebasan dalam berpikir bagi setiap individu. Hal itu berbanding terbalik dengan ideologi pancasila. Bila Indonesia masih memakai paham atau ideologis liberalisme.

Maka pemerintah tidak banyak ikut andil dalam kehidupan masyarakat, yang menyebabkan masalah yang baru. Ideologi pancasila juga mengalami pergeseran/kerusakan akibat paham ideologi liberalime. Maka Indonesia memiliki semboyan Bhineka Tunggal Ika, dengan dasar pancasila sebagai paham/ideologinya.

Cara Mengatasi Ancaman Non Militer

1. Meningkatkan pembangunan

Pemerintah tentu harus ikut andil dalam pembangunan di Indonesia. Mulai dari meningkatkan infrastruktur dan pembangunan yang lainnya. Bila pembangunan dapat ditingkatkan maka Indonesia dapat terhindar dari beragam ancaman non militer.

Bila pembangunan dalam segi apapun ditingkatkan, dan masyarakat berperan aktif dalam menjaga serta meningkatkan pembangunan  yang dilakukan oleh pemerintah maka Indonesia juga akan terhindar dari ancaman politik dan ekonomi.

Pembangunan di Indonesia akan semakin meningkat dan dapat menjadi suatu negara yang maju hingga memiliki daya saing yang tinggi dengan negara lain. Taraf hidup ekonominya meningkat dan tak akan ada ancaman.

Karena hal itu sangat dibutuhkan peran juga dari masyarakat dan pemerintah. Hingga tak akan adanya ancaman non militer dari berbagai arah.

2. Menjunjung sikap toleransi yang tinggi

Ancaman dari dalam negeri misalnya ancaman dari terorisme yang disebabkan dari ketidak setujuan dalam perbedaan agama, ras, dan suku. Hal itu bisa menjadi cikal bakal adanya ancaman non militer dari dalam negeri. Sebagai warga negara yang baik tentu kita tak ingin ada ancaman dari dalam negeri.

Sehingga kita harus meningkatkan toleransi yang tinggi pada sesama. Agar seluruh lapisan masyarakat dapat hidup rukun, dan dapat meminimalisir ancaman non militer dari dalam negeri.

3. Meningkatkan mutu SDM

Ancaman non militer tak akan menyebabkan korban berjatuhan seperti ancaman militer, tetapi dapat merusak persendian bangsa Indonesia. Sehingga Indonesia harus mengatasinya dengan cara meningkatkan mutu sumber daya manusia di Indonesia.

Cara meningkatkannya banyak sekali misalnya meningkatkan pendidikan di Indonesia, dan meningkatkan bidang keterampilan. Sehingga ketika bekerja mereka telah memiliki bekal dan industri modern di Indonesia bisa berkembang dengan cepat.

Negara juga akan siap dengan serangan apapun, jika sumber daya manusianya sudah meningkat dengan baik.

Itulah ulasan tentang contoh ancaman di bidang ekonomi dan ideologi serta penjelasannya dengan lengkap. Semoga artikel ini berguna dan bermanfaat bagi anda semua, dan menambah wawasan serta pengetahuan anda dengan lengkap.

Baca Juga :