Instrumen Pasar Modal : Pengertian Dan Fungsinya Lengkap

Posted on

Pengertian Dan Fungsi Instrumen Pasar Modal

Instrumen Pasar Modal – Pasar modal merupakan pasar untuk berbagai instrumen keuangan, dalam jangka panjang yang dapat diperjualbelikan. Baik dalam bentuk hutang, ekuitas atau saham, instrumen derivatif, atau instrumen lainnya. Pasar modal adalah sarana sarana pendanaan bagi perusahaan, ataupun institusi lainnya misalnya pemerintah. Serta sarana bagi setiap kegiatan dalam berinvestasi.

Berdasarkan undang-undang pasar modal Republik Indonesia nomor 8 tahun 1995 pasal 1 butir 13, pasar modal adalah segala jenis kegiatan yang bersangkutan dengan penawaran umum dan perdagangan efek. Perusahaan publik yang berkaitan dengan efek yang diterbitkan, dan lembaga potensi yang berhubungan dengan efek.

Berikut ini ada beberapa pengertian pasar modal dalam berbagai sumber :

  1. Pengertian pasar modal menurut Situmorang (2008:3), adalah perdagangan instrumen keuangan atau sekuritas jangka panjang, baik dalam bentuk modal sendiri maupun utang. Baik yang diterbitkan oleh pemerintah, maupun oleh perusahaan swasta.
  2. Pengertian pasar modal menurut Sunariyah (2006:4) adalah suatu pasar atau yang berupa gedung, yang disiapkan untuk mendagangkan beberapa saham, obligasi, dan jenis surat berharga lainnya dengan memakai jasa dalam perantara pedagang efek.
  3. Pengertian pasar modal menurut Husnan (2003:3) adalah pasar yang digunakan untuk beragam instrumen keuangan atau sekuritas, dalam jangka panjang yang bisa diperjualbelikan. Baik dalam bentuk hutang maupun modal sendiri. Baik yang diterbitkan oleh pemerintah maupun public authorities dan perusahaan swasta.

Fungsi Pasar Modal

Pasar modal adalah tempat bertemunya penjual dan pembeli efek, dengan risiko untung dan juga rugi. Terdapat dua fungsi dalam pasar modal diantaranya yaitu :

  1. Lembaga perantara yang menunjukkan peran yang penting, yang menunjang perekonomian. Karena pasar modal bisa menghubungkan pihak yang membutuhkan dana dengan pihak yang memiliki kelebihan dana.
  2. Mendorong terciptanya alokasi dana yang efisien, karena dengan adanya pasar modal maka pihak yang memiliki kelebihan dana atau investor bisa memilih alternatif investasi, yang memberikan return yang optimal.
Baca Juga :   Definisi dan Pengertian Pengelolaan Lengkap

Fungsi pasar modal di suatu negara adalah :

  1. Sebagai fasilitas dalam melakukan interaksi antara pembeli dengan penjual, dalam menentukan harga saham atau surat berharga yang diperjualbelikan.
  2. Memberi kesempatan pada para pemodal dalam menentukan hasil atau return yang diharapkan.
  3. Memberi kesempatan pada investor untuk menjual kembali saham, yang dimiliki atau surat berharga yang lainnya.
  4. Menciptakan kesempatan pada masyarakat untuk berpartisipasi dalam perkembangan perekonomian.
  5. Mengurangi biaya informasi dan juga transaksi surat berharga.

Fungsi pasar modal lainnya adalah :

  1. Merupakan wahana pengalokasian dana secara efisien.
  2. Sebagai alternatif dalam investasi.
  3. Memungkinkan para investor dalam memiliki perusahaan yang sehat dan dapat beroperasi dengan baik.
  4. Sebagai pelaksanaan manajemen perusahaan yang secara profesional dan juga transparan.
  5. Sebagai peningkatan dalam ekonomi nasional.

Instrumen Pasar Modal

Instrumen pasar modal merupakan seluruh surat berharga atau efek yang pada umumnya diperjualbelikan melalui pasar modal. Menurut undang-undang nomor 8 tahun 1995 mengenai pasar modal, efek adalah setiap surat pengakuan hutang, surat berharga komersial, saham, obligasi, sekuritas kredit, tanda bukti utang, setiap right, waran, opsi, atau derivatif dari efek, atau setiap instrumen yang ditetapkan sebagai efek.

Pada umumnya sekuritas yang diperdagangkan di pasar modal ini meliputi saham, obligasi, reksa dana, dan instrumen derivatif. Berikut penjelasannya :

Saham

Saham adalah surat tanda bukti kepemilikan atas aset perusahaan yang berbentuk PT. saham juga menjadi salah satu jenis sekuritas yang paling populer di pasar modal. Dengan mempunyai saham, investor akan mendapatkan deviden dan bisa memanfaatkan fluktuasi harga saham dengan menjual saham itu sendiri. Untuk mendapatkan keuntungan yang dinamakan capital gain.

Obligasi

Adalah sebuah sertifikat yang isinya yaitu kontrak diantara investor dan perusahaan, yang menyatakan bahwa investor adalah pemenang obligasi yang sudah meminjamkan sejumlah uang pada perusahaan atau emiten. Perusahaan yang menerbitkan obligasi memiliki kewajiban dalam membayar bunga dengan cara reguler, yang sesuai dengan jangka waktu yang sudah ditentukan dan pokok pinjamannya saat jatuh tempo.

Baca Juga :   18 Cara Mengusir Lalat Dengan Cara Alami, Simpel Dan Lengkap

Reksadana

Adalah sebuah sertifikat yang menjelaskan bahwa pemiliknya menitipkan sejumlah dana pada perusahaan reksadana untuk dikelola oleh manajer investasi profesional. Supaya digunakan sebagai modal untuk berinvestasi baik di pasar modal ataupun di pasar uang.

Instrumen Derivatif

Adalah sekuritas turunan dari sekuritas lainnya sehingga nilai instrumen derivatif bergantung dari harga sekuritas lainnya. Beberapa jenis instrumen derivatif diantaranya yaitu waran, bukti right (right issue), opsi dan future.

Demikian penjelasan lengkap mengenai instrumen pasar modal. Semoga dapat dipahami dan bisa bermanfaat.

Baca Juga :