Macam Macam Norma : Pengertian, Fungsi, Tujuan Dan Manfaatnya Lengkap

Posted on

Macam Macam Norma : Pengertian, Fungsi, Tujuan Dan Manfaatnya Lengkap

Macam-Macam Norma – Norma/kaidah adalah ketentuan yang mengatur tingkah laku manusia dalam hidup bermasyarakat. Ketentuan ini mengikat setiap orang di dalam lingkungannya, artinya semua orang di area tersebut harus menaati norma yang berlaku. Dalam ketentuan tersebut, ada nilai yang menjadi landasan tingkah laku manusia.

Sehingga norma adalah unsur luar dari ketentuan yang mengatur tingkah laku semua orang di masyarakat, sedangkan nilai adalah unsur yang ada di dalamnya atau unsur kejiwaan dibalik ketentuan yang mengatur tingkah laku tersebut.

Biasanya norma hanya berlaku dalam suatu lingkungan masyarakat, tetapi ada pula norma yang sifatnya universal yang berlaku pada seluruh wilayah manusia. Misalnya larangan membunuh, menganiaya, mencuri, dan sebagainya.

Macam Macam Norma dan Contohnya

Norma Susila

Adalah peraturan hidup yang sumbernya dari hati nurani manusia, yang menentukan mana yang baik dan mana yang buruk. Norma susila juga mendorong manusia untuk berbuat kebaikan dan mencegah manusia untuk melakukan perbuatan buruk, karena bertentangan dengan hati nurani manusia normal.

Contohnya :

  • Jangan mencuri barang milik orang lain.
  • Jangan membunuh sesama manusia.
  • Hormatilah sesamamu.
  • Bersikaplah jujur.

Sangsi yang diperoleh adalah perasaan manusia yang akibatnya adalah penyesalan.

Norma Kesopanan

Adalah ketentuan hidup yang sumbernya dari pergaulan di masyarakat, norma ini juga didasari oleh beberapa hal seperti kebiasaan, kepatutan, kepantasan yang berlaku dalam masyarakat. Norma kesopanan juga disebut norma sopan santun, tata krama, atau adat istiadat. Norma sopan santun yang khas dan aktual akan berbeda di antara masyarakat yang satu dengan yang lainnya.

Baca Juga :   Norma Agama : Pengertian, Sumber, Ciri, Tujuan Dan Contohnya Lengkap

Contohnya :

  • Yang muda harus menghormati yang lebih tua usianya.
  • Berangkat ke sekolah harus berpamitan dengan orang tua terlebih dahulu.
  • Memakai pakaian yang pantas dan rapi dalam mengikuti pelajaran di sekolah.
  • Janganlah meludah di dalam kelas.

Sangsi yang diperoleh pada saat melanggar norma kesopanan ini bisa berupa celaan dari sesama, celaan tersebut berwujud kata-kata, pandangan rendah orang disekeliling, sikap kebencian, dijauhi di pergaulan, sehingga menimbulkan rasa hina, malu, dikucilkan yang mengakibatkan penderitaan batin.

Norma Agama

Adalah ketentuan hidup yang sumbernya dari Tuhan YME. Yang berisi perintah, ajaran serta larangan. Norma agama juga berasal dari wahyu Tuhan serta memiliki nilai yang fundamental yang mewarnai norma lainnya, seperti norma kesopanan, norma susila, dan norma hukum.

Contohnya :

  • Tidak boleh membunuh sesama manusia.
  • Tidak boleh merampok harta orang lain.
  • Tidak boleh berbuat cabul.
  • Hormatilah bapak ibumu.

Sanksi yang didapatkan ketika melakukan pelanggaran norma agama yaitu sanksi oleh Tuhan kelak di akhirat, yaitu berupa siksa neraka.

Norma Hukum

Adalah ketentuan yang dibuat oleh pejabat yang berwenang yang sifatnya memaksa dan melindungi kepentingan manusia dalam pergaulan, untuk hidup di masyarakat dan mengatur tata tertib hidup bermasyarakat.

Contohnya :

  • Pasal 362 KUHP: barang siapa mengambil suatu barang yang seluruhnya atau sebagian milik orang lain dengan maksud untuk dimiliki secara melawan hukum akan diancam karena tindak pencurian dengan pidana penjara paling lama lima tahun atau denda paling banyak enam puluh rupiah.
  • Pasal 40 ayat (1) UU No 15 Th 2002: setiap orang yang melaporkan terjadinya dugaan tindak pidana pencucian uang, wajib diberi perlindungan khusus oleh negara dari kemungkinan ancaman yang membahayakan diri, jiwa, dan atau hartanya, termasuk keluarganya.
Baca Juga :   Ideologi Komunisme - Pengertian, Sejarah, Tokoh, Sistem Ekonomi Dan Cirinya Lengkap

Sangsi yang diperoleh adalah pidana penjara atau denda atau pernyataan mengenai tidak sahnya perbuatan. Sangsi ini bisa dipaksakan oleh lembaga yang berwenang/berkuasa.

Fungsi Norma dalam Masyarakat

  1. Mengatur tingkah laku masyarakat agar sesuai dengan nilai yang berlaku.
  2. Menciptakan ketertiban dan keadilan di dalam masyarakat.
  3. Menciptakan kenyamanan, kemakmuran, dan kebahagiaan anggotanya.
  4. Menciptakan keselarasan hubungan setiap anggotanya.
  5. Membantu mencapai tujuan bersama masyarakat.
  6. Menjadi dasar untuk memberikan sanksi kepada masyarakat yang melanggar norma.
  7. Menjadi petunjuk bagaimana menjalin suatu hubungan antar anggota.
  8. Menciptakan suasana yang tertib dan tenteram untuk setiap anggota.

Tujuan Norma

Adalah pedoman, arahan, dasar, dan tata tertib bagi anggota masyarakat agar tercipta masyarakat yang teratur dan tenteram. Dan juga untuk mengatur tingkah laku masyarakat dan membedakan mana yang benar/salah. Dengan menaati norma, maka tercipta tatanan kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara yang tertib, aman, rukun, dan damai. Masyarakat yang taat norma bisa menciptakan kehidupan yang adil.

Manfaat Norma

  1. Mencegah munculnya perselisihan dalam masyarakat.
  2. Meningkatkan kerukunan antar warganegara.
  3. Membatasi perilaku warga agar tidak menyimpang.
  4. Bisa menjadikan manusia yang beriman dan bertaqwa.
  5. Mengendalikan sikap, ucapan, dan perilaku melalui teguran hati.
  6. Terwujudnya ketertiban dan kedamaian dalam hidup bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
  7. Melindungi kepentingan atau hak orang lain.

Itulah Macam-Macam Norma yang ada di kehidupan masyarakat kita, yang disertai dengan pengertian, fungsi, tujuan dan manfaatnya lengkap. Semoga artikel ini berguna bagi anda semua dan dapat menambah wawasan serta pengetahuan anda.

Baca Juga :

Baca Juga :   NKRI – Pengertian, Fungsi, Tugas Dan Tujuannya Lengkap