Membuat Paspor Biasa Secara Online Lengkap

Posted on

Membuat Paspor Biasa Secara Online Lengkap

Cara Membuat Paspor – Dalam melakukan perjalanan antar negara atau ke luar negeri tentu memerlukan paspor. Paspor merupakan dokumen yang resmi yang dikeluarkan oleh pejabat yang memiliki wewenang di suatu negara, yang di dalamnya terdapat identitas si pengguna.

Isi dari paspor ini biasanya berupa biodata yang mencakup foto pemegang, tanda tangan, tempat dan tanggal kelahiran, informasi kebangsaan dan kadang-kadang juga beberapa informasi lain mengenai identifikasi individual.

Di Indonesia paspor diterbitkan oleh Direktorat Jenderal (Ditjen) Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM. Ditjen Imigrasi menerbitkan dua jenis paspor yaitu paspor biasa dan paspor biasa elektronik (e-paspor). Secara sederhana, paspor elektronik merupakan jenis paspor yang mempunyai data biometrik yang disimpan, yang bentuknya chip yang tertanam di dalam paspor. Dulu pembuatan e-paspor ini bisa dengan cara online. Namun kini hanya bisa dilakukan dengan datang langsung ke kantor imigrasi.

Untuk memperoleh paspor yang biasa, WNI yang ada di luar wilayah Indonesia dan luar wilayahnya bisa mengajukan permohonan. Sekarang, permohonan pembuatan paspor bisa dilakukan dengan cara online, hingga akan menjadi lebih praktis serta menghemat waktu. Walaupun begitu, tetap ada dan berlaku cara membuat paspor manual yaitu dengan datang ke kantor imigrasi.

Yang harus diingat yaitu dalam membuat paspor online tak akan membuat kita bebas tak datang ke kantor imigrasi. Karena kita tetap harus datang ke kantor imigrasi untuk urusan wawancara, verifikasi berkas, pengambilan sidik jari, dan foto.

Persyaratan pembuatan paspor berdasarkan Peraturan Menteri Hukum dan HAM RI Nomor 8 Tahun 2014 tentang Paspor Biasa dan Surat Perjalanan Laksana Paspor, yaitu :

WNI Berdomisili di Indonesia

Untuk WNI yang ada di Indonesia, permohonan paspor biasa diajukan pada Menteri/Pejabat imigrasi yang ditunjuk kantor imigrasi setempat dengan cara mengisi aplikasi data dan mengirimkan dokumen kelengkapan persyaratan yaitu :

  • kartu tanda penduduk yang masih berlaku atau surat keterangan pindah keluar negeri;
  • kartu keluarga;
  • akta kelahiran, akta perkawinan atau buku nikah, ijazah, atau surat baptis;
  • surat pewarganegaraan Indonesia bagi Orang asing yang memperoleh kewarganegaraan Indonesia melalui pewarganegaraan atau penyampaian pernyataan untuk memilih kewarganegaraan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan;
  • surat penetapan ganti nama dari pejabat yang berwenang bagi yang telah mengganti nama; dan
  • Paspor biasa lama bagi yang telah memiliki paspor biasa.
Baca Juga :   Pengertian Pionir Lengkap

Dokumen kelengkapan persyaratan sebagaimana dimaksud pada poin 1 huruf c harus dokumen yang memuat :

  • Nama
  • Tanggal lahir
  • Tempat lahir
  • Nama orang tua
Dalam hal dokumen sebagaimana dimaksud pada poin 1 huruf c tidak memuat data sebagaimana dimaksud pada poin 2, permohonan dapat melampirkan surat keterangan dari instansi yang berwenang.

Anak WNI Berdomisili di Indonesia

Untuk WNI yang ada di wilayah Indonesia permohonan paspor ini bisa diajukan kepada Menteri atau Pejabat Imigrasi yang ditunjuk pada Kantor Imigrasi setempat dengan mengisi aplikasi data dan melampirkan persyaratan sebagai berikut :

  • Kartu tanda penduduk ayah atau ibu yang masih berlaku atau surat keterangan pindah ke luar negeri;
  • Kartu keluarga;
  • Akta kelahiran atau surat baptis;
  • Akta perkawinan atau buku nikah orangtua;
  • Surat penetapan ganti nama dari pejabat yang berwenang bagi yang telah mengganti nama; dan
  • Paspor biasa lama bagi yang telah memiliki paspor biasa

Calon TKI Domisili Indonesia

Untuk calon tenaga kerja di Indonesia atau yang ada di wilayah Indonesia, permohonan paspor diajukan kepada Menteri atau Pejabat Imigrasi yang ditujukan pada kantor Imigrasi yang masih berada dalam Provinsi yang sama dengan domisili yang bersangkutan. Dengan persyaratan sebagai berikut :

  • Kartu tanda penduduk yang masih berlaku atau surat keterangan pindah ke luar negeri;
  • Kartu keluarga;
  • Akta kelahiran, akta perkawinan atau buku nikah, ijazah, atau surat baptis, Surat pewarganegaraan Indonesia bagi Orang Asing yang memperoleh kewarganegaraan Indonesia melalui pewarganegaraan atau penyampaian pernyataan untuk memilih kewarganegaraan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan;
  • Surat penetapan ganti nama pejabat yang berwenang bagi yang telah mengganti nama;
  • Surat rekomendasi permohonan paspor Calon Tenaga Kerja Indonesia yang diterbitkan oleh Dinas Tenaga Kerja Provinsi atau kabupaten/kota; dan
  • Paspor biasa lama, bagi yang telah memiliki Paspor biasa.
Baca Juga :   Kontribusi - Pengertian Dan Kategorinya Lengkap

Dokumen kelengkapan persyaratan sebagaimana dimaksud pada poin 2 huruf c harus dokumen yang memuat :

  • Nama
  • Tanggal lahir
  • Tempat lahir
  • Nama orang tua

Dalam hal dokumen sebagaimana dimaksud pada poin 2 huruf c tidak memuat data sebagaimana dimaksud pada poin 3, Pemohon dapat melampirkan surat keterangan dari instansi yang berwenang.

WNI Domisili Luar Indonesia

Bagi WNI yang ada di luar wilayah Indonesia, permohonan paspor biasa diajukan kepada Menteri atau Pejabat Imigrasi yang ditunjuk pada Perwakilan Republik Indonesia dengan mengisi aplikasi data dan melampirkan persyaratan sebagai berikut :

  • Kartu penduduk negara setempat, bukti, petunjuk, atau keterangan yang menunjukkan bahwa pemohon bertempat tinggal di negara tersebut.
  • Paspor biasa lama.

Anak Berkewarganegaraan Indonesia yang Lahir di Luar Indonesia

Anak dengan kewarganegaraan Indonesia tetapi lahir di luar wilayah Indonesia, permohonan paspor biasa akan diajukan pada Menteri/Pejabat imigrasi pada Perwakilan Republik Indonesia dengan persyaratan sebagai berikut :

  1. Paspor biasa ayah dan/atau ibu warga negara Indonesia; dan
  2. Surat keterangan lahir dari Perwakilan Republik Indonesia.

Masa berlaku paspor biasa paling lama waktunya lima tahun sejak tanggal diterbitkannya. Masa berlaku paspor biasa yang diterbitkan ooleh kewarganegaraan ganda tak boleh melebihi batas usia anak itu dalam menyatakan pemilihan kewarganegaraan. Batas usia anak tersebut telah disebutkan di dalam UU.

Biaya pembuatan paspor adalah :

  1. Paspor biasa 48 halaman Rp300.000,-
  2. Paspor biasa elektronis (e-passport) 48 halaman Rp600.000,-
  3. Paspor biasa 24 halaman Rp100.000,-
  4. Paspor biasa elektronis (e-passport) 24 halaman Rp350.000,- (*saat ini belum tersedia)
  5. Paspor biasa 24 halaman pengganti yang hilang yang masih berlaku Rp200.000,-
  6. Paspor biasa 24 halaman pengganti yang rusak yang masih berlaku Rp100.000,-
  7. Paspor biasa elektronis (e-passport) 24 halaman pengganti yang hilang yang masih berlaku Rp800.000,-
  8. Paspor biasa elektronis (e-passport) 24 halaman pengganti yang rusak yang masih berlaku Rp350.000,-
  9. Paspor biasa 48 halaman pengganti yang hilang yang masih berlaku Rp600.000,-
  10. Paspor biasa 48 halaman pengganti yang rusak yang masih berlaku Rp300.000,-
  11. Paspor biasa elektronis (e-passport) 48 halaman pengganti yang hilang yang masih berlaku Rp1.200.000,-
  12. Paspor biasa 24 halaman pengganti yang hilang/rusak yang masih berlaku disebabkan karena bencana alam dan awak kapal yang kapalnya tenggelam Rp100.000,-
  13. Paspor biasa Elektronis (E-passport) 24 halaman pengganti yang hilang/rusak yang masih berlaku disebabkan karena bencana alam dan awak kapal yang kapalnya tenggelam Rp350.000,-
  14. Paspor biasa 48 halaman pengganti yang hilang/rusak yang masih berlaku disebabkan karena bencana alam dan awak kapal yang kapalnya tenggelam Rp300.000,-
  15. Paspor biasa Elektronis (E-passport) 48 halaman pengganti yang hilang/rusak yang masih berlaku disebabkan karena bencana alam dan awak kapal yang kapalnya tenggelam Rp600.000,-
  16. Jasa Penggunaan Teknologi Sistem Penerbitan Paspor berbasis Biometrik Rp55.000,-
Baca Juga :   √ Indeks Buku : Pengertian, Bagian-bagian dan Contohnya Lengkap

Tata Cara Membuat Paspor Secara Online

1. Membuat akun pada aplikasi Antrian Paspor Online

Untuk mendapatkan nomor antrian pembuatan paspor kita harus membuat akun terlebih dahulu di https://antrian.imigrasi.go.id/ atau mengunduh aplikasinya secara gratis melalui Google Play atau App Store.

Untuk membuat akun, kta diminta memasukkan alamat surat elektronik (e-mail) dan nomor telfon. Setelah memiliki akun, kita diminta untuk memilih alamat salah satu kantor imigrasi yang ingin dituju. Alamat kantor tidak harus sesuai alamat KTP, tapi pilihlah yang lebih mudah dijangkau. Selanjutnya memilih jadwal kapan akan melakukan kedatangan ke Kantor Imigrasi.

Setelah itu, kita akan menerima sebuah file berformat pdf yang harus di download. File berupa barcode tersebut kemudian diprint atau dicetak untuk nanti ditunjukkan kepada petugas saat mendatangi Kantor Imigrasi.

2. Siapkan berkas yang diperlukan untuk membuat paspor

  1. KTP (pastikan KTP Anda sudah e-KTP)
  2. KK (Kartu Keluarga)
  3. Akta Kelahiran atau surat baptis
  4. Akta perkawinan atau buku nikah, ijazah
  5. Paspor lama, jika Anda ingin perpanjang paspor

3. Datang ke Kantor Imigrasi

Kita tetap harus datang ke kantor imigrasi untuk melakukan verifikasi data/berkas dan juga wawancara. Bawa juga barcode antrian dan berkas yang dibutuhkan. Ketika diwawancara biasanya akan ditanyakan tentang mengapa anda memerlukan paspor. Sesudah proses wawancara kita juga akan dipersilakan oleh petugas untuk membayar biaya pembuatan paspor dan administrasi. Pembayaran juga bisa dilakukan melalui bank. Paspor yang dibuat tidak akan langsung jadi hari itu juga, tetapi memerlukan waktu sekitar 4-7 hari kerja.

Demikianlah Cara Membuat Paspor secara online dan persyaratan serta biayanya lengkap. Semoga artikel ini berguna bagi anda, dan dapat menambah wawasan anda.

Baca Juga :