Pembangunan Ekonomi : Pengertian, Ciri Dan Tujuan, Faktor, Komponen, Indikator, Dampak, Hambatan, Manfaat, Contoh Dan Perbedaannya Lengkap

Posted on

Pembangunan Ekonomi : Pengertian, Ciri Dan Tujuan, Faktor, Komponen, Indikator, Dampak, Hambatan, Manfaat, Contoh Dan Perbedaannya Lengkap

Manfaat Pembangunan Ekonomi – Pembangunan ekonomi adalah proses ekonomi yang tujuannya adalah untuk menaikkan pendapatan perkapita penduduk di suatu negara, dalam kurun waktu yang panjang.

Hal itu diikuti dengan pergeseran fundamental dalam struktur ekonomi dan pemerataan pendapatan untuk penduduk pada negara yang bersangkutan. Pembangunan ekonomi bermanfaat dalam memberi perubahan pada masyarakat. Baik dari sisi teknologi, mindset masyarakat, atau kelembagaan.

Pembangunan ekonomi adalah sekumpulan proses dalam usaha untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi di suatu negara. Pembangunan ekonomi penting untuk menghindari kesenjangan sosial masyarakat, yang tak lepas dari pertumbuhan ekonomi.

Menurut Para Ahli

Irawan (2002: 5)

Pembangunan ekonomi adalah serangkaian usaha yang dilaksanakan untuk menaikkan taraf hidup negara, yang diukur dengan tinggi rendahnya pendapatan riil perkapita.

Adam Smith

Pembangunan ekonomi adalah proses perpaduan antara pertumbuhan penduduk (pendapatan perkapita) dengan kemajuan teknologi.

Prof. Meier

Pembangunan ekonomi adalah proses peningkatan pendapatan riil perkapita dalam kurun waktu yang panjang.

Sadono Sukirno (1996)

Pembangunan ekonomi adalah usaha untuk menaikkan pendapatan perkapita dengan cara mengubah kekuatan ekonomi potensial menjadi ekonomi real, dengan cara melaksanakan modal, penggunaan teknologi, peningkatan ketrampilan, penambahan pengetahuan, penambahan kemampuan berorganisasi, serta manajemen.

Wikipedia

Pembangunan ekonomi adalah suatu proses yang tujuannya adalah untuk meningkatkan pendapatan total dan perkapita, melalui perhitungan pertambahan penduduk suatu negara yang diikuti dengan adanya perubahan fundamental pada struktur ekonomi negara dan pemerataan pendapatan masyarakat.

Schumpeter (Suryana, 2000:5)

Pembangunan ekonomi adalah perubahan/pergeseran dalam lapangan industri dan perdagangan yang berkaitan dengan pendapatan perkapita. Pendapatan nasional yang dimana prosesnya berlangsung dengan spontan dan tak terputus.

Baca Juga :   5 Kedudukan Badan Usaha dan Perusahaan

Ciri dan Tujuan Pembangunan Ekonomi

  1. Terdapat sebuah kenaikan GNP serta pendapatan perkapita yang diikuti dengan pemerataan.
  2. Berlangsungnya perubahan struktur ekonomi.

Tujuan pembangunan ekonomi yaitu :

  1. Menciptakan lapangan kerja baru yang bertujuan untuk mengurangi jumlah pengangguran. Hingga mampu menurunkan tingkat kemiskinan.
  2. Menaikkan kualitas hidup semua masyarakat dengan memudahkan akses kesehatan dan pendidikan.
  3. Meningkatkan sekaligus menyetarakan taraf hidup penduduk.
  4. Mengurangi kesenjangan sosial yang terjadi di masyarakat.
  5. Menaikan atau meningkatkan kemakmuran atau kesejahteraan dan keadilan dalam bermasyarakat.

Faktor Pembangunan Ekonomi

Sumber Daya Alam

SDA adalah faktor terpenting dalam pembangunan ekonomi. karena pembangunan akan mustahil dilakukan bila tak ada SDA. Dengan SDA yang melimpah/cukup maka akan mengurangi pengeluaran produksi suatu negara.

Sumber Daya Manusia

SDM berperan sebagai penggerak dari semua kegiatan ekonomi yang terjadi. Hingga dalam pembangunan ekonomi diperlukan SDM yang mempunyai potensi dan berkompeten dalam bidangnya. Supaya segala macam pembangunan bisa berjalan dengan baik dan lancar.

Ilmu Pengetahuan dan Teknologi

Adanya ilmu pengetahuan dan teknologi juga akan membuat pengelolaan SDM yang efektif dan efisien. Keduanya dibutuhkan untuk mengelola sekaligus mengatur SDA dan SDM di suatu negara. Karena dengan IPTEK maka seluruh pekerjaan menjadi mudah, cepat dan ringan.

Kondisi Sosial Budaya

Kondisi sosial budaya juga memengaruhi pembangunan ekonomi. pengaruhnya bisa negatif/positif. Bila terdapat jiwa sosial yang tinggi, maka pembangunan berjalan dengan baik. Tapi begitupun sebaliknya.

Kondisi Politik

Politik bisa menjadi lawan pembangunan. Karena politik juga mampu memengaruhi kebijakan pasar. Suatu negara bisa menjalankan perekonomiannya dengan baik jika kondisi politiknya stabil dan baik.

Sistem Pemerintahan

Contohnya negara Indonesia yang menganut paham demokrasi, sudah bisa dipastikan bahwa dalam sistem perekonomiannya akan memberi kebebasan yang disertai dengan pengawasan dari pemerintah. Artinya sistem pemerintahan yang baik juga akan mendorong pembangunan ekonomi yang baik.

Sarana dan Prasarana

Supaya pembangunan bisa berjalan maksimal maka diperlukan sarana dan prasarana yang lengkap serta memadai. Karena jika di suatu negara tidak ada sarana dan prasarana yang mendukung, maka setiap pembangunan akan terhambat dan permasalahan yang diperoleh semakin kompleks.

Komponen dalam Pembangunan Ekonomi

Secara umum terdapat tiga komponen dalam pembangunan ekonomi. diantaranya yaitu :

1. Pembangunan Bagian dari Suatu Proses

Pembangunan tentu memerlukan tahapan yang perlu dilewati, tahapannya bisa berwujud keadilan, kemakmuran dan kesejateraan masyarakat dalam suatu bangsa. Bangsa yang mau membangun ekonominya merupakan bangsa yang mau berproses.

Baca Juga :   Sistem Pemerintahan Ekonomi Indonesia : Pengertian, Ciri - Ciri, Kelebihan dan Kekurangannya Lengkap

2. Pembangunan Berorientasi untuk Meningkatkan Pendapatan

Tujuan utama dari pembangunan adalah untuk meningkatkan pendapatan perkapita melalui tindakan yang aktif. Sehingga dengan adanya kerja sama antar pemerintah, masyarakat dan elemen lainnya sangat dibutuhkan untuk saling berpartisipasi dalam melaksanakan perbaikan ekonomi.

3. Peningkatan Pendapatan Jangka Panjang

Suatu negara bisa disebut sudah melewati proses peningkatan ekonomi jika negara itu dalam kurun waktu tertentu sudah mengalami peningkatan pendapatan perkapitanya, atau sudah mengalami peningkatan pendapatan perkapita secara terus menerus.

Pada hakekatnya, pembangunan ekonomi yang terjadi akan menunjukkan beragam perubahan yang signifikan setiap tahunnya. Walaupun saat itu sedang mengalami kekacauan. Misalnya akibat dari bencana alam. Yang penting, pembangunan suatu negara dapat menunjukan setiap tahunnya dalam mengalami peningkatan pendapatan perkapita.

Indikator Keberhasilan Pembangunan Ekonomi

Urbanisasi

Urbanisasi bisa mengindikasikan keberhasilan pembangunan ekonomi, karena adanya perpindahan penduduk dari desa ke kota menandakan bahwa kemakmuran dan kesejahteraan akan muncul.

Pendapatan Perkapita

Jika pendapatan perkapita semakin tinggi dan terus mengalami peningkatan, maka hal itu akan membuat stabilitas ekonomi semakin baik. Dan hidup masyarakat terjamin.

Struktur Ekonomi

Bila suatu negara mempunyai tingkat pendidikan yang tinggi, pembangunan ekonomi pun menjadi semakin maju. Semakin banyak orang cerdas di suatu negara maka pembangunan negara juga semakin bagus. Contohnya seorang yang mempunyai kepandaian dalam wirausaha mampu membuka lapangan kerja untuk masyarakat sekitar.

Kesehatan

Semakin mudahnya akses di bidang kesehatan, maka taraf hidup masyarakat juga menjadi semakin tinggi. Nilai investasi proyek LRT Jabodetabek (Jakarta – Bogor – Bekasi) diputuskan sebesar Rp 29,9 triliun. -sc: detik.com.

Sehingga dapat dipastikan bahwa kesehatan menjadi indikator dari keberhasilan pembangunan ekonomi di suatu negara.

Dampak Pembangunan Ekonomi

Pembangunan ekonomi tidak hanya memberi dampak yang positif untuk negara. Ternyata pembangunan juga bisa berdampak negatif. pembangunan ekonomi secara umum diikuti dengan pertumbuhan ekonomi. tapi tak bisa sebaliknya. Negara yang mengklaim dirinya sedang melaksanakan perkembangan ekonomi, tetapi nyatanya harus memenuhi indikator dari pertumbuhan ekonominya saja.

Dampak Positif

  1. Beragam kegiatan perekonomian bisa berjalan lancar dan mampu mempercepat laju pertumbuhan ekonomi.
  2. Menciptakan lapangan kerja baru, hingga akan menurunkan tingkat pengangguran di masyarakat.
  3. Adanya lapangan kerja yang baru mempunyai efek langsung pada tingkat pendapatan nasional.
  4. Adanya perubahan struktur perekonomian. Yang awalnya mempunyai struktur ekonomi agraris menjadi struktur ekonomi industri. Hingga sebuah kegiatan ekonomi yang dilakukan negara menjadi beragam dan dinamis.
  5. Menuntut peningkatan kualitas SDM. Sehingga hal itu membuat pekembangan ilmu pengetahan dan teknologi menjadi semakin pesat.
  6. Keberagaman kegiatan ekonomi dari berbagai negara.
Baca Juga :   √ 18 Pengertian Laporan Keuangan Menurut Para Ahli "Terlengkap dan Terbaru"

Dampak Negatif

  1. Pembangunan ekonomi yang tidak direncanakan dengan baik dapat menimbulkan kerusakan lingkungan hidup.
  2. Banyaknya perusahaan industri akan mempersempit lahan pertanian.
  3. Mempersempit atau bahkan menghilangkan habitat alam, baik itu alam hayati maupun hewani.
  4. Adanya pencemaran air, udara, dan tanah akibat ketidak disiplinnya manusia.

Hambatan Pembangunan Ekonomi

Berikut ini beberapa hambatan dalam pembangunan ekonomi. diantaranya yaitu :

  1. Terdapat kesenjangan industri yang hanya ada di perkotaan. Istilahnya yaitu dualisme ekonomi.
  2. Adanya kebudayaan yang bersifat tak ekonomis. Contohnya adat yang tak mendukung penggunaan SDM, yang secara penuh untuk meningkatkan taraf hidupnya seperti adanya status sosial penduduk, kebiasaan yang turun temurun serta hambatan filosofis.
  3. Adanya tingkat pengangguran yang tinggi sebab adanya tingkat kelahiran yang tinggi pula.
  4. Pendapatan tidak terdistribusi secara merata.

Manfaat Pembangunan Ekonomi

  1. Menciptakan lapangan pekerjaan
  2. Meningkatkan pendapatan nasional
  3. Melancarkan seleuruh kegiatan perekonomian
  4. Teknologi bekembang dengan pesat
  5. Menurunkan tingkat penganggruan
  6. Mensejahterakan kehidupan masyarakat
  7. Pendidikan bisa diperbaiki atau ditingkatkan
  8. Meningkatnya tenaga ahli atau keahlian
  9. Meningkatkan SDM dan SDA
  10. Meningkatnya investor asing ataupun lokal untuk dapat menanam modal di Indonesia
  11. Meningkatkan tingkat kepercayaan mansyarakat untuk disa berkembang
  12. Mempunyai penghasilan yang memadai
  13. Memberdayakan kekayaan negara dengan lebih baik dan optimal
  14. Negara menjadi lebih tertata
  15. Kenyamanan, ketentraman terjaga
  16. Memudahkan masyarakat dalam pembanguan di segal bidang
  17. Meningkatkan kepercayaan terhadap negara lain
  18. Melengkapi fasilitas negara
  19. Meningkatkan pendapatan perkapita

Contoh Pembangunan Ekonomi

  1. Membangun jalan yang rusak
  2. Membangun sarana atau media peminjaman
  3. Membangun sumber daya air yang bersih
  4. Menyiapkan dan menciptakan lapangan kerja baru
  5. Penyediaan sarana atau fasilitas komunikasi
  6. Melakukan penyuluhan sumber daya manusia
  7. Penyediaan alat membersihkan lingkungan dan penghijauan
  8. Mendirikan fasilitas layanan kesehatan

Perbedaan Pertumbuhan Ekonomi dan Pembangunan Ekonomi

Konsep pembangunan ekonomi menitikberatkan pada nilai normatif yang berlaku di diri seseorang. Artinya pembangunan ekonomi berpengaruh dalam kehidupan sehari-hari seseorang, dan berhubungan dengan nilai di diri orang tersebut.

Sedangkan pertumbuhan ekonomi memiliki konsep yang tak seluas pembangunan ekonomi. Pertumbuhan ekonomi hanya fokus terhadap nilai yang berkaitan dengan keuangan. Contoh:i nflasi, saham, harga, dan yang lainnya.

Pengertiannya :

  • Pembangunan ekonomi adalah proses pembangunan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
  • Pertumbuhan ekonomi adalah peningkatan nilai pasar dari barang dan jasa yang disetarakan dengan inflasi, dan diakibatkan oleh kegiatan ekonomi dari waktu ke waktu.

Perbedaan antara pembangunan dan pertumbuhan ekonomi itu yaitu terletak pada PDB (Produk Domestik Bruto).

PDB merupakan jumlah produksi barang atau jasa yang diperoleh dari unit hasil produksi daerah dalam jangka waktu tertentu.

Sekian pembahasan mengenai Manfaat Pembangunan Ekonomi, yang disertai dengan pengertian, ciri dan tujuan, faktor, komponen, indikator, dampak, hambatan, contoh dan perbedaannya secara lengkap. Semoga artikel ini bisa menjadi referensi tepat bagi anda semua, dan bermanfaat.

Baca Juga :