Pendapatan Nasional : Pengertian, Komponen, Manfaat, Konsep Dan Metode Perhitungannya Lengkap

Posted on

Pendapatan Nasional : Pengertian, Komponen, Manfaat, Konsep Dan Metode Perhitungannya Lengkap

Manfaat Pendapatan Nasional – Ketika anda melakukan kegiatan ekonomi meskipun dalam konteks santa yang kecil, maka anda telah berperan dalam memenuhi pendapatan nasional. Hal itu disebabkan oleh Produk Domestik Bruto (PDB) dihitung dari berapa jumlah pendapatan yang diperoleh oleh seluruh rumah tangga keluarga (RTK) dalam sebuah negara dari penyerahan faktor-faktor dalam satu periode tertentu.

Pengertian Pendapatan Nasional

Pendekatan produksi

Dengan melalui pendapatan produksi maka pengertian pendapatan nasional adalah penjumlahan nilai tambah dari setiap barang serta jasa yang didapatkan oleh suatu negara dalam waktu tertentu.

Pendekatan pendapatan

Definisi pendapatan nasional melalui pendekatan pendapatan adalah penghitungan jumlah pendapatan yang diperoleh pemilik faktor produksi, yang digunakan untuk melancarkan produksi barang dan jasa negara di suatu masa tertentu.

Pendekatan pengeluaran

Definisi pendapatkan nasional dari pendekatan pengeluaran adalah menghitung pendapatan nasional yang asalnya dari jumlah pengeluaran seluruh pelaku ekonomi, baik di dalam negeri atau luar negeri selama satu masa tertentu.

Komponen pendekatan pengeluaran

  1. Pertambangan serta penggalian
  2. Pertanian, perkebunan, peternakan dan juga perikanan.
  3. Listrik, gas serta air
  4. Industri pengolahan
  5. Perdagangan, hotel, restoran.
  6. Perdagangan
  7. Angkutan dan komunikasi
  8. penyewaan dan juga jasa keuangan
  9. Jasa lainnya.
Baca Juga :   Pengertian Pasar Monopolistik, Ciri-Ciri dan Contohnya Terlengkap

Manfaat Pendapatan Nasional

  • Mengetahui sekaligus mempelajari struktur perekonomian.
  • Mengetahui perkembangan perekonomian dalam negara dari tahun ke tahun.
  • Mengetahui perkembangan perekonomian antar daerah.
  • Untuk membandingkan kemajuan ekonomi antar negara dari waktu ke waktu.
  • Menjadi sumber informasi untuk pemerintah.
  • Menjadi pedoman pemerintah untuk membuat kebijakan ekonomi.
  • Membandingkan tingkat kesejahteraan antar negara.
  • Mengukur tingkat kemakmuran suatu negara.

Konsep dan Metode Perhitungan

GROSS DOMESTIC PRODUCT (GDP) atau PRODUK DOMESTIK BRUTO (PDB)

Yaitu jumlah produk dalam bentuk barang dan jasa yang didapatkan dari beragam unit produksi dalam batas wilayah suatu negara, dalam jangka waktu satu tahun. Unit produksi di dalamnya termasuk perusahaan asing, tetapi yang wilayah operasinya masih dalam satu negara.

Contoh :

Sebuah peurasahaan skincare yang berasal dari Korea namun memiliki cabang di Indonesia, dari situ hasil produksinya juga wajib dihitung ke dalam GDP.

Rumusnya :

GDP = Pendapatan WNI di dalam negeri + pendapatan WNA di dalam negeri.

GROSS NATIONAL PRODUCT (GNP) atau PRODUK NASIONAL BRUTO (PNB)

Adalah nilai produk yang berwujud barang dan jasa yang diperoleh dari penduduk di suatu negara selama satu tahun. Termasuk pada yang dihasilkan oleh warga negara di luar negeri. Contohnya :

Seorang warga negara China yang menjual smartphone ke Indonesia, hasil dari barang tersebut (smartphone) dan juga jasa termasuk dalam GNP.

Rumusnya :

GNP = Pendapatan WNI di dalam negeri + pendapatan WNI di luar negeri.

atau

GNP = Pendapatan WNI di luar negeri – pendapatan WNA di dalam negeri.

atau

GNP = GDP – Pendapatan NETO atas faktor dari luar negeri.

NET NATIONAL PRODUCT (NNP) ATAU PRODUK NASIONAL NETTO (PNN)

Adalah hasil dari suatu nilai GNP yang sudah dikurangi dengan penyusutan modal pada proses produksi. Inti dari NNP sendiri ialah konsep pendapatan nasional yang dilihat hanya dari laba yang didapat. Karena tujuan dari NNP adalah untuk mencari netto atau nilai bersih dari sebuah produksi. Rumusnya :

Baca Juga :   Pengertian Akuisisi : Manfaat Dan Klasifikasinya Lengkap

NNP = GNP – Penyusutan

NET NATIONAL INCOME (NNI) ATAU PENDAPATAN NASIONAL NETTO

Adalah pendapatan nasional yang dilandasi oleh jumlah balas jasa yang didapatkan masyarakat yang menjadi pemilik faktor produksi. Rumusnya :

NNI = NNP – Pajak tidak langsung + subsidi

Pajak tidak langsung

Pajak tidak langsung harus dikurangkan dan tak mewakili balas jasa dari faktor produksi. Uang pajak diterima produsen dengan harga pasar barang yang dijualnya, tapi uang pajak itu wajib diserahkan ke pemerintah.

Subsidi

Harus ditambahkan karena beberapa harga tertentu dibuat lebih murah dari biaya produksi yang sesungguhnya, contohnya subsidi harga pupuk, BBM, atau beras.

PERSONAL INCOME (PI) ATAU PENDAPATAN PERSEORANGAN

Pendapatan individu juga masuk ke pendapatan nasional. PI ini menghitung jumlah pendapatan yang diterima oleh setiap orang. Namun harus dikurangi dengan laba yang ditahan, iuran jaminan sosial, iuran asuransi, serta ditambah dengan pembayaran transfer atau pindahan.

Rumusnya :

PI = NNI + transfer payment – (laba ditahan + iuran asuransi + iuran jaminan sosial + pajak perseroan)

DISPOSABLE INCOME ATAU PENDAPATAN YANG SIAP DIBELANJAKAN

Adalah pendapatan yang siap dimanfaatkan untuk membeli barang dan jasa, serta tabungan yang disalurkan menjadi investasi. Tetapi harus dikurangi dengan pajak langsung. Pajak langsung merupakan pajak yang bebannya tak bisa dialihkan pada orang lain, contohnya pajak pendapatan.

Rumusnya :

DI = PI – Pajak langsung

Sekian pembahasan secara lengkap mengenai Manfaat Pendapatan Nasional yang meliputi pengertian, komponen, konsep, serta metode penghitungannya. Semoga mudah dipahami dan bermanfaat bagi anda semua.

Baca Juga :