Penelitian Sosial : Pengertian, Ciri, Jenis, Metode, Syarat, Kriteria, Unsur, Tujuan, Manfaat, Isi Dan Contohnya Lengkap

Posted on

Penelitian Sosial : Pengertian, Ciri, Jenis, Metode, Syarat, Kriteria, Unsur, Tujuan, Manfaat, Isi Dan Contohnya Lengkap

Penelitian Sosial – Pada hakekatnya penelitian berasal dari bahasa Inggris yakni research yang memiliki arti mencari kembali. Penelitian sosial adalah usaha yang rasional atau masuk akal, serta bisa diamati. Yang tersusun dengan sistematis dan digunakan sebagai metode dalam mencari kebenaran secara ilmiah.

Pengertian lainnya yaitu metode analisis dalam situasi yang merumuskan beragam ancaman persoalan sosial. Gunanya untuk menemukan aspek yang baru, memahami sebab akibat sekaligus dengan hubungannya, mengoreksi, mengadakan verifikasi, dan juga memperluas pengetahuan.

Menurut para Ahli

Sanapiah Faisal

Penelitian sosial adalah aktivitas dalam menelaah problem, yang memakai metode ilmiah dengan tertata dan sistematis, untuk menemukan pengetahuan baru yang dapat dipegang kebenarannya mengenai dunia alam dan dunia sosial.

Soetrisno Hadi

Penelitian adalah serangkaian usaha dalam mendapatkan segala sesuatu untuk mengisi kekosongan/kekurangan yang ada, menggali lebih dalam apa yang telah ada, mengembangkan dan juga memperluas, serta menguji kebenaran dari apa yang sudah ada tetapi kebenarannya masih diragukan.

Donald Ary

Penelitian adalah penerapan dari pendekatan ilmiah, pada pengkajian masalah dalam memperoleh informasi yang berguna dari hasil yang dapat dipertanggungjawabkan.

Hasan

Penelitian adalah penyaluran rasa ingin tahu manusiap pada sesuatu/masalah dengan perlakukan tertentu. Misalnya memeriksa, mengusut, menelaah, serta mempelajari secara cermat dan sungguh-sungguh) sehingga diperoleh sesuatu (contohnya: mencapai kebenaran, memperoleh jawaban atas masalah, pengembangan ilmu pengetahuan, dan lain sebagainya).

Ciri-ciri penelitian sosial

1. Mempunyai Tujuan Penelitian

Kegiatan penelitian memiliki sasaran yang ingin dicapai, sebagai contoh untuk mendapat jawaban atas beragam pertanyaan untuk mendapat informasi yang baru. Dalam melakukan penelitian juga penting untuk fokuskan diri ketika sedang melakukan kegiatan penelitian, untuk pemikiran yang tak bercabang ketika mendapat fenomena baru.

2. Mencakup Kegiatan yang Terencana dan Sistematis

Penelitian yang dilakukan harus dapat dipertanggungjawaban. Sehingga kegiatan di dalam penelitian harus disusun dengan metode ilmiah yang sistematis, terencana dan tepat sasaran.

3. Menggunakan Analisis Logis

Data yang terkumpul di dalam data penelitian harus dianalisis lebih lanjut. Proses analisis tak bisa sembarangan dilakukan, harus didasari dengan teori yang telah dipilih landasannya. Sehingga analisis yang dilakukan oleh peneliti dapat diterima akal sehat.

4. Bersifat Ilmiah atau Empiris

Penelitian juga harus bersifat ilmiah. Artinya objek yang diteliti dengan metode ilmiah dan harus benar-benar ada di lingkungan masyarakat. Proses penelitian harus dilakukan dengan rasional dan didasari oleh standar ilmu pengetahuan, hingga hasilnya bisa diterima oleh akal sehat.

Baca Juga :   8 Faktor Penyebab Penyakit Sosial dan Penyimpangan Sosial

5. Proses Pencarian Data Dilaksanakan Secara Objektif

Ketika melakukan penelitian sosial, peneliti harus mampu bersikap dengan objektif. Artinya tak memihak atau memiliki kecenderungan dalam membela suatu pihak. Sebisa mungkin peneliti harus bersikap netral ketika melakukan pencarian data.

6. Objek Penelitian adalah Gejala dan Fakta Sosial

Penelitian juga harus memiliki tema spesifik. Bila penelitian yang dilakukan adalah penelitian sosial, maka objek penelitiannya adalah fakta dan gejala sosial terjadi di lingkungan masyarakat.

7. Menghasilkan Kesimpulan atau Generalisasi

Setelah penelitian dilakukan dengan serangkaian proses, seperti mengumpulkan data sekaligus juga mengolah data dan diikuti dengan langkah berikutnya yaitu menarik kesimpulan/generalisasi. Tapi untuk melakukan penelitian kualitatif, peneliti harus mampu menghindari generalisasi. Karena penelitian dilakukan pada lingkup area yang lebih sempit sekaligus juga kontekstual.

8. Proses Penelitian Dilakukan Secara Berkelanjutan

Penelitian memerlukan proses, tak bisa dilakukan dengan instan. Sehingga harus ada penyusunan rancangan penelitian atau proposal penelitian untuk memastikan proses penelitian itu berlanjut/kontinyu, contohnya setelah proses pengolahan data lalu melakukan analisis data.

9. Disertai Instrumen Penelitian

Instrumen penelitian adalah alat yang digunakan untuk mengumpulkan data, seperti kuesioner, tape recorder, handycam, dan juga pedoman wawancara.

Instrumen tersebut penting adanya guna memperoleh data yang senada dengan topik penelitian.

10. Memerlukan Manajemen Waktu

Manajemen waktu dibutuhkan ketika melakukan kegiatan penelitian sosial. Manajemen waktu juga akan mengarahkan peneliti dalam mengestimasi waktu, yang diperlukan ketika melakukan penelitian. Tanpa ada manajemen waktu, peneliti akan sulit mengkoordinasikan waktu dengan proporsional.

11. Melakukan Kontrol

Kontrol merajuk kepada aksi untuk melakukan pembatasan variabel lainnya, yang tak diharapkan. Terutama dalam kegiatan penelitian eksperimen. Tindakan itu akan dilakukan karena terkadang ada variabel lain yang muncul, ketika melakukan penelitian hingga akan memengaruhi hasil penelitian.

Jenis-jenis Penelitian Sosial

1. Berdasarkan hasil yang diperoleh

  • Penelitian dasar adalah metode penelitian sosial yang bersifat murni untuk pembangunan ilmu pengetahuan dan kajian dalam sosiologi.
  • Penelitian terapan adalah langkah penelitian sosial yang dirancang untuk bisa memecahkan berbagai masalah dengan praktis.
  • Penelitian evaluasi.

2. Berdasarkan bidang yang diteliti

  • Penelitian sosial
  • Penelitian eksakta

3. Berdasarkan tempat Penelitian

  • Field research. Adalah jenis penelitian yang dilaksanakan secara langsung di lapangan. Jenis penelitian ini bisa memanfaatkan metode kualitatif maupun kuantitatif.
  • Library research. Adalah penelitian yang dilaksanakan dengan memanfaatkan literatur/kepustakaan dalam pembahasan serta penerapannya.
  • Laborato research. Adalah salah satu jenis penelitian sosial yang dilaksanakan di tempat tertentu seperti di Laboratorium.

4. Berdasarkan teknik atau metode yang di gunakan

  • Peelitian survei
  • Penelitian histori
  • Penelitian eksperiment

5. Berdasarkan keilmiahannya

  • Penelitian Ilmiah
  • Penelitian Non-Ilmiah

6. Berdasarkan Spesialisasi ilmu garapannya

  • Penelitian Bisnis
  • Penelitian Ekonomi
  • Penelitian Pertanian
  • Penelitian Komunikasi
  • Penelitian Hukum

7. Berdasarkan tujuan penelitiannya

  • Penelitian eksploratif. Yaitu mengenali dengan luas tentang sebab atau hal yang bisa memengaruhi terjadinya sesuatu.
  • Penelitian development. Yaitu mengembangkan sekaligus meningkatkan mutu dengan cara percobaan dan penyempurnaan.
  • Penelitian verifikatif. Adalah mengoreksi kembari kebenaran dari hasil penelitian lain.
  • Penelitian korelatif. Yaitu menemukan ada atau tidaknya kaitan antara dua variabel atau lebih.
  • Penelitian komparatif. Adalah membandingkan persamaan dan perbedaan dua atau lebih fakta dan sifat objek yang sedang diteliti.
Baca Juga :   Pengertian Dasa Wisma Beserta Penjelasannya Lengkap

8. Berdasarkan kedalaman penelitiannya

  • Penelitian eksploratif. Maksudnya yaitu mengumpulkan lebih banyak informasi tentang permasalahan tertentu, yang sangat sedikit sekali informasinya.
  • Penelitian deskriptif. Maksudnya adalah dalam memberi gambaran pada gejala sosial tertentu dan sudah ada informasi mengenai gejala sosial itu tetapi belum memadai. Contohnya Gilang melakukan kegiatan penelitian mengenai ciri-ciri kehidupan sosial masyarakat di suku Toraja, Sulawesi Selatan. Dalam penelitiannya, Gilang menerangkan mengenai ciri-ciri sosial serta budayapada  masyarakat tersebut.
  • Penelitian eksplanatif. Maksudnya untuk menerangkan hubungan antara gejala sosial yang satu dengan gejala sosial lainnya.
  • Penelitian tindakan. Adalah penelitian yang berorientasi pada penerapan tindakan dengan tujuan peningkatan mutu atau pemecahan masalah di suatu kelompok subjek yang sedang diteliti, sekaligus mengamati tingkat keberhasilan atau akibat tindakannya. Kemudian diberi tindakan lanjutan yang sifatnya penyempurnaan tindakan atau penyesuaian, dengan kondisi dan situasi sampai memperoleh hasil yang lebih baik.

Metode Penelitian Sosial

  • Kualitatif

Adalah salah satu metode penelitian sosial yang memberi gambaran mengenai permasalahan sosial dengan penjelasan/deskripsi dalam membangun ilmu pengetahuan yang didapatkan.

Jenis penelitian ini diperkaya dengan beragam teori dan studi literatur, dengan durasi waktu yang diperlukan bisa dibilang relatif sama.

  • Kuantitatif

Metode ini adalah penelitian yang memanfaatkan banyak data yang ada dalam lingkungan masyarakat. Data yang dibutuhkan dalam metode penelitian sosial ini secara umum dihitung dengan memakai nomor dalam statistika.

Perbedaan Metode Kuantitatif dan Kualitatif

KuantitatifKualitatif
Data numerikData naratif
Mengutamakan ObjektivitasMementingkan Subjektivitas
Diawali dengan hipotesisTidak memerlukan hipotesis
Subjek penelitian disebut respondenSubjek penelitian disebut informan
Peneliti bukan sebagai instrumenPeneliti sebagai instrumen
Instrumen disebut kuesionerInstrumen disebut panduan wawancara

 

Syarat Penelitian Sosial

  • Sistematis, di mana penelitian akan dilakukan secara berpola atau sesuai dengan rancangan.
  • Terencana, terdaoat unsur kesengajaan serta sudah ditentukan bagaimana langkah-langkahnya.
  • Skeptis, selalu mempunyai rasa ingin tahu yang tinggi.
  • Analitis, menganalisa pada setiap pernyataan yang ada dalam sebuah data.
  • Kritis, berpikir yang didasari dengan akal logika dan juga data.
  • Jujur
  • Terbuka
  • Konsisten, berarti terdapat keselarasan diantara unsur-unsur tersebut.
  • Operasional, berarti bisa menjelaskan bagaimana penelitian itu dilakukan.

Isi dalam rancangan penelitian, diantaranya yaitu :

  1. Latar belakang masalah.
  2. Rumusan masalah penelitian.
  3. Tujuan dan manfaat penelitian.
  4. Tinjauan kepustakaan.
  5. Batasan konsep.
  6. Metodologi penelitian.
  7. Menentukan Topik Penelitian.

Kriteria Penelitian Sosial

  1. Sifatnya kritis dan analitis
  2. Mengandung konsep dan teori
  3. Mengenakan istilah dengan tepat serta definisi yang uniform
  4. Rasional dan
  5. Obyektif

Kriteria yang lainnya yaitu :

  • Tujuan dan masalah penelitian harus digambarkan dengan jelas sehingga tidak akan muncul keraguan diantara para pembaca.
  • Teknik dan prosedur yang dipakai dalam penelitian harus dijelaskan dengan rinci.
  • Objektivitas penelitian juga harus dapat dijaga dengan menunjukkan bukti mengenai sampel yang diambil.
  • Adanya kekurangan selama melakukan penelitian harus diinformasikan dengan jujur dan terbuka dan menjelaskan dampak dari kekurangan tersebut.
  • Validitas dan kehandalan data harus bisa diperiksa dengan cermat dan akurat.
  • Kesimpulan harus berdasar pada hal yang berkaitan dengan data penelitian.
  • Fenomena/objek yang diamati harus benar-benar sesuai dengan kemampuan, pengalaman, serta motivasi yang kuat dari si peneliti.
  • Coherency, saling kait mengkait atau berhubungan antara bagian yang satu dengan bagian yang lain, antara paragraf satu dengan yang lain, antara bab yang satu dengan bab yang lain.
Baca Juga :   8 Karakteristik Dan Ciri-Ciri Masalah Sosial Masyarakat Lengkap

Unsur-unsur Penelitian Sosial

Unsur penting filosofi yang akan mendasari penelitian sosial sebagai sebuah kegiatan ilmiah, diantaranya yaitu :

  1. Tujuan (Untuk kebahagiaan masyarakat)
  2. Pemikiran (Kegiatan intelektual)
  3. Objek (Segala fakta dan gejala)
  4. Metode (Dengan cara refleksi, metodis, sistematis)
  5. Interpretasi (Mencari makna yang hakiki)

Tujuan Penelitian sosial

Adalah untuk menemukan pengetahuan yang baru di bidang tertentu, menguji tentang kebenaran dari pengetahuan pada bidang yang telah ada, mengembangkan pengetahuan yang telah ada, dan juga menulis sebuah karya ilmiah, sebagai contoh membuat disertasi, tesis dan juga skripsi.

Manfaat Penelitian Sosial

  1. Dapat digunakan untuk menemukan kemungkinan terbaik dalam proses memecahkan permasalahan sosial.
  2. Untuk menganalisis gejala sosial yang terjadi di lingkungan masyarakat.
  3. Memberi gambaran tentang penyebab serta akibat dari suatu kebijakan, perubahan sosial, dan juga kondisi tertentu.
  4. Untuk mengetahui pencapaian sekaligus keberhasilan dari program kerja.
  5. Memberikan sumbangan dari pemikiran supaya hasil dari penelitian mampu mendorong perubahan yang bersifat progres.
  6. Memprediksi adanya kemungkinan fenomena sosial yang nantinya bisa saja terjadi dengan didasari fakta yang tengah dihadapi.
  7. Sebagai sarana untuk memenuhi syarat dari akademik serta peningkatan karier.
  8. Mendorong peneliti untuk mengembangkan sikap kritis, kerja keras, dan juga pantang menyerah.

Isi Rancangan Penelitian

Latar belakang masalah

Di bagian ini dijabarkan tentang dasar argumen yang melatarbelakangi masalah yang dibahas. Uraian ini akan tertuang di bagian latar belakang masalah berkaitan dengan alasan secara umum tentang masalah yang sedang diangkat.

Rumusan masalah penelitian

Adalah himpunan langkah yang nantinya akan digunakan dalam membahas sebuah permasalahan. Secara umum uraian kalimat terwujud pada kalimat tanya. Dalam penelitian harus ada rumusan masalah agar peneliti lebih mudah meneliti cakupan materi dan langkahnya, yang juga akan digunakan dalam memecahkan masalah.

Contohnya  “Apakah kebiasaan merokok di kalangan siswa dapat berpengaruh pada tingkat kriminalitas siswa?

Tujuan dan manfaat penelitian

Adalah jabaran tentang harapan penulis tentang masalah yang sedang dibahas, dan manfaat penelitian adalah jabaran nilai untuk penelitian baik bagi peneliti atau orang lain.

Tinjauan kepustakaan

Tinjauan pustaka berisi mengenai berbagai penelitian terdahulu yang berkaitan dengan masalah yang tengah dibahas.

Hipotesis

Yakni jabaran mengenai kesimpulan penulis mengenai masalah yang tengah diteliti.

Batasan konsep

Adalah batasan penulis dalam membatasi konsep/masalah tentang masalah yang sedang dibahas agar tidak memicu penafsiran ganda, tentang masalah yang sedang dibahas itu.

Metodologi penelitian

Isinya yaitu langkah yang dipakai peneliti dalam mendapatkan data dan mengolahnya menjadi laporan penelitian.

Contoh Penelitian Sosial

Survai mengenai penggunaaan produk yang terdapat dalam BKKBN, terutama mengenai fenomena pernikahan di usia muda, peningkatan jumlah penduduk, serta fenomena lainnya yang hangat dibicarakan.

Sekian pembahasan lengkap mengenai penelitian sosial dari mulai pengertian sampai contohnya lengkap. Semoga artikel ini dapat menambah pengetahuan dan wawasan anda, serta memberi manfaat bagi anda semua.

Baca Juga :