9 Cara Pendekatan Pembelajaran : Metode dan Teorinya Lengkap

Posted on

Pengertian Pendekatan Pembelajaran Lengkap

Pengertian Pendekatan – Pendekatan pembelajaran artinya adalah titik tolak atau sudut pandang kita, terhadap proses pembelajaran. Yang merujuk kepada pandangan mengenai terjadinya suatu proses, yang sifatnya masih umum. Khususnya dalam mewadahi, menginsiprasi, menguatkan, dan melatari metode pembelajaran dengan cakupan teoretis tertentu. Bila dilihat dari pendekatannya, pembelajaran dibagi menjadi dua jenis yaitu  pendekatan pembelajaran yang berorientasi atau berpusat pada siswa (student centered approach) dan pendekatan pembelajaran yang berorientasi atau berpusat pada guru (teacher centered approach).

Cara Pendekatan Pembelajaran

Pendekatan pembelajaran ini juga merupakan suatu cara kerja yang memiliki sistem dalam memudahkan pelaksanaan proses pembelajaran, dan untuk membelajarkan para siswa dalam membantu mencapai tujuan yang sudah ditetapkan.

Pendekatan ini bisa diartikan sebagai titik tolak atau sudut pandang kita, terhadap sebuah proses pembelajaran. Pendekatan yang berpusat pada guru akan menurunkan  strategi pembelajaran langsung (direct instruction), pembelajaran deduktif atau pembelajaran ekspositori. Dan untuk pembelajaran yang berpusat pada siswa, akan menurunkan strategi pembelajaran discovery dan inkuiri serta strategi pembelajaran induktif (Sanjaya, 2008:127).

Teori Di Dalam Metode Pembelajaran Menurut Para Ahli

  1. Menurut Depdikbud (1990: 180) pendekatan adalah proses, perbuatan, atau cara kita dalam mendekati sesuatu.
  2. Menurut  pendapat Wahjoedi (1999 121) pendekatan pembelajaran adalah cara dalam mengelola suatu kegiatan belajar, dan juga perilaku siswa supaya ia bisa aktif dalam melakukan tugas belajar sehingga bisa mendapatkan hasil belajar yang optimal.
  3. Menurut Syaifuddin Sagala (2005: 68) pendekatan pembelajaran adalah jalan yang akan ditempuh oleh guru dan juga siswa, dalam mencapai tujuan instruksional untuk suatu alasan instruksional tertentu.
  4. Menurut Sanjaya,  (2008:127) pendekatan pembelajaran adalah sesuatu yang berpusat pada siswa, dengan menurunkan strategi pembelajaran discovery dan inkuiry serta strategi pembelajaran yang induktif.
  5. Menurut Suherman (1993:220) pendekatan di dalam pembelajaran adalah jalan dan cara atau kebijaksanaan yang ditempuh oleh guru atau siswa, dalam mencapai suatu tujuan tertentu yang dilihat dari bagaimana proses pembelajaran atau materi pembelajaran tersebut baik secara umum atau khusus.
  6. Menurut Soedjadi (1991:102) pendekatan pembelajaran matematika dibagi menjadi dua macam, diantaranya yaitu :
  • Pendekatan materi (material approach). Yang merupakan proses penjelasan topik dalam matematika yang menggunakan materi matematika yang lainnya.
  • Pendekatan pembelajaran (teaching approach). Adalah suatu proses penyampaian atau penyajian topik dalam matematika untuk memudahkan para siswa saat memahaminya.
Baca Juga :   6 Bentuk Kepedulian Terhadap Sumber Daya yang Terbatas

Pendekatan Yang Sifatnya Metodelogik Dan Pendekatan Yang Sifatnya Materi

Pendekatan metodologik berkenaan dengan cara siswa dalam mengatasi konsep yang disajikan ke dalam struktur kognitifnya, yang sejalan dengan cara guru dalam menyajikan bahan itu sendiri. Pendekatan metodelogik ini diantaranya yaitu pendekatan intuitif, analitik, sintetik, spiral, induktif, deduktif, tematik, realistik, dan heuristik.

Sedangkan pendekatan material merupakan jenis pendekatan pembelajaran matematika yang dimana dalam menyajikan konsep matematika, dengan melalui konsep matematika yang lainnya yang sudah dimiliki oleh para siswa.

Berikut penjelasannya :

Metode Pembelajaran

Merupakan cara menyajikan materi yang sifatnya umum. Metode pembelajaran ini bisa diartikan sebagai cara yang digunakan untuk mengimplementasikan suatu rencana, yang telah disusun dalam bentuk kegiatan yang nyata dan juga praktis dalam mencapai tujuan pembelajaran. Ada beberapa metode pembelajaran yang bisa digunakan untuk mengimplementasikan strategi pembelajaran, diantaranya yaitu ceramah, tanya jawab, diskusi, belajar kooperatif, demonstrasi, ekspositori, penugasan, experimen dan sebagainya.

Metode Ceramah

Merupakan jenis metode penyampaian bahan pelajaran secara lisan. Metode ini banyak dipilih oleh guru karena lebih mudah dilaksanakan serta tidak memerlukan alat bantu khusus, dan tidak perlu merancang kegiatan siswa. Yang dalam hal ini siswa hanya diharuskan untuk melihat dan juga mendengar, serta mencatat tanpa komentar informasi yang penting dari guru yang selalu dianggap benar. Padahal di dalam diri siswa terdapat mekanisme psikologis yang memungkinkan untuk menolak, disamping menerima informasi dari guru. Inilah yang disebut dengan kemampuan dalam mengatur dan juga mengarahkan diri.

Metode Tanya Jawab

Metode tanya jawab dapat menarik dan juga memusatkan perhatian siswa. Dengan mengajukan pertanyaan yang terarah, maka siswa akan tertarik dalam mengembangkan daya pikir. Kemampuan berpikir siswa dan juga keruntutan dalam mengemukakan pokok pikirannya, bisa dideteksi dengan menjawab pertanyaan. Metode ini juga bisa menjadi pendorong para siswa dalam mengadakan penelusuran lebih lanjut, di berbagai sumber belajar. Metode ini juga dianggap lebih efektif dalam mencapai tujuan, jika sebelum proses pembelajaran siswa akan ditugasi untuk membaca materi yang akan dibahas nanti.

Baca Juga :   10 Ciri Mahasiswa Yang Akan Sukses Setelah Lulus Kuliah Lengkap

Metode Diskusi

Metode diskusi adalah cara pembelajaran dengan memunculkan suatu persoalan atau masalah. Di dalam diskusi ini akan terjadi pertukaran gagasan/pendapat dalam mendapatkan kesamaan pendapat. Dengan menggunakan metode diskusi ini maka keberanian dan kreativitas siswa dalam mengemukakan gagasannya, menjadi lebih terangsang. Siswa juga akan terbiasa untuk bertukar pikiran dengan temannya, menghargai dan juga menerima pendapat dari orang lain, dan yang paling penting dalam diskusi ini adalah mereka akan belajar bertanggung jawab pada setiap hasil pemikiran bersama.

Metode Belajar Kooperatif

Di dalam metode ini terdapat interaksi antar anggota kelompok yang dimana setiap kelompok terdiri dari 4-5 orang. Seluruh anggotanya harus ikut terlibat, karena keberhasilan kelompok ditunjang oleh aktivitas anggotanya. Sehingga antar anggota kelompok akan saling membantu. Model belajar yang kooperatif yang sering diperbincangkan adalah belajar kooperatif model jigsaw, yaitu setiap anggota kelompok yang mempelajari suatu materi yang berbeda dalam disampaikan atau diajarkan kepada setiap teman kelompoknya.

Metode Demonstrasi

Merupakan cara penyajian pelajaran yang memeragakan suatu proses atau kejadian tertentu. Metode demonstrasi ini biasanya akan diaplikasikan dalam alat bantu pengajaran seperti benda miniatur, gambar dan lain sebagainya. Namun dengan alat demontrasi yang paling pokok adalah papan tulis dan white board, mengingat fungsinya yang memang multi proses. Dengan menggunakan papan tulis maka guru dan juga siswa, bisa menggambarkan sebuah objek, membuat skema, membuat hitungan matematika, dan lain sebagainya.

Metode  Ekspositori Atau Pameran

Metode ekspositori adalah penyajian visual yang menggunakan benda dua atau tiga dimensi, yang maksudnya adalah untuk mengemukakan gagasan. Atau sebagai alat bantu dalam menyampaikan informasi yang dibutuhkan.

Metode Penugasan

Arti dari metode ini adalah guru akan memberi tugas tertentu kepada siswa untuk melakukan kegiatan belajar. Metode ini pun bisa mengembangkan kemandirian siswa, merangsang lebih banyak belajar, membina disiplin dan tanggung jawab siswa, serta membina kebiasaan dalam mencari dan mengolah sendiri informasi tersebut. namun di dalam metode ini sulit mengawasi tentang kemungkinan siswa yang tidak bekerja dengan mandiri.

Baca Juga :   Supervisi Pendidikan - Pengertian, Definisi, Tujuan dan Sasarannya Lengkap

Metode Eksperimen

Adalah cara penyajian pelajaran yang menggunakan suatu percobaan. Dengan melakukan eksperimen ini, maka siswa akan menjadi lebih yakin mengenai suatu hal tertentu dan hanya menerima dari guru dan buku saja. Hal itu juga bisa memperkaya pengalaman, mengembangkan sikap ilmiah, serta hasil belajar yang akan bertahan lama dalam ingatan siswa. Metode ini dianggap yang paling tepat jika digunakan untuk merealisasikan pembelajaran, dengan cara pendekatan inkuiri atau penemuan.

Demikian penjelasan lengkap mengenai pengertian pendekatan, pengertian menurut para ahli, dan jenis-jenis metode pembelajarannya. Semoga dapat dipahami dan dapat menambah wawasan serta pengetahuan anda.

Baca Juga :