Psikotes – Pengertian, Tujuan Dan Contoh Soalnya Lengkap

Posted on

Pengertian, Tujuan Psikotes Dan Contoh Soalnya Lengkap

Pengertian Psikotes – Tes psikotes adalah salah satu tahapan dalam melamar kerja dan diuji oleh hampir semua perusahaan, yang memang harus anda lewati. Perusahaan memerlukan hasil tes psikotes tersebut untuk mengetahui karakter serta kepribadian orang yang melamar kerja.

Psikotes

Tentu perusahaan juga ingin mencari kandidat yang sesuai atau sejalan, dengan visi dan juga misi dari perusahaan tersebut. setiap perusahaan memiliki teknis tes psikotes yang berbeda-beda, dan juga disesuaikan dengan pekerjaan yang anda lamar itu.

Banyak orang yang bertanya apa yang dimaksud dengan psikotes? Berikut penjelasan lengkapnya.

Apa Yang Dimaksud Dengan Psikotes?

Psikotes adalah serangkaian pertanyaan atau tes yang dilakukan oleh seseorang atau sekelompok psikolog yang profesional, karena kebutuhan seorang klien atau individu/organisasi, untuk memberi sebuah gambaran yang menyeluruh tentang psikologi (kepribadian) seseorang yang sesuai dengan kebutuhan dari klien tersebut.

Pengertian Psikologi Menurut Para Ahli

Menurut Peters & shetzer (tahun 1974) psikotes adalah suatu tes yang menjadi prosedur atau langkah yang sistematis, dalam mengobservasi tingkah laku individu serta menggambarkan tingkah laku tersebut melalui skala angka atau sistem kategori tertentu.

Menurut Anne anastasi (tahun 1990) psikotes adalah A Psychological test essentially an objective and standardized measure of a sampel of behavior.

Kesimpulannya psikotes ini adalah daftar atau soal ujian yang berkaitan dengan psikis atau kepribadian dari seseorang, yang diberikan oleh suatu lembaga atau instansi kepada seorang peserta tes.

Baca Juga :   Kemandirian : Pengertian, Ciri-ciri, Faktor dan Usaha Menumbuhkan Kemandirian

Tujuan Dari Tes Psikotes

Maksud dan tujuan dari dilakukannya tes psikotes ini adalah untuk mendapatkan gambaran secara utuh, mengenai karakter si peserta tes. Dari tes itu mereka pun menjadi tahu bagaimana kepribadian calon karyawan yang melamar, dan dari tes itu bisa diketahui cocok atau tidak peserta tersebut untuk bekerja di perusahaan itu.

Contoh Soal Psikotes

1. Contoh soal psikotes pertama adalah tes Wartegg.  Penemu tes ini, Ehrig Wartegg adalah seorang psikolog asal Jerman. Pada tes ini, akan terdapat 8 kotak dengan pola berbeda :

  1. Titik
  2. Garis Melengkung
  3. Garis Lurus Berjejer
  4. Kotak Hitam Kecil
  5. Dua Buah Garis Tegak Lurus
  6. Dua Garis Tak Beraturan
  7. Titik-titik yang Melingkar
  8. Garis Lengkung

Kemudian yang harus Anda kerjakan adalah menggambar kelanjutan pola yang telah ada, bebas dari kotak mana pun dan harus diberi urutan.

Kiat pertama yang harus anda lakukan dalam mengerjakan tes ini adalah gambarkan sesuai dengan urutan supaya anda terlihat lebih teratur. Kemudian karena setiap pola di sana melambangkan hal yang berbeda, maka anda harus melanjutkan gambar yang sesuai dengan pola yang benar. Misalnya garis yang melengkung dengan benda hidup atau garis lurus dengan benda mati.

2. Contoh soal tes yang kedua adalah tes koran, yang kadang disebut dengan Tes Pauli. Karena anda harus menjumlahkan dua angka dari angka 1-9 di dalam sebuah kolom ujung kiri, sampai ujung kolom kanan pada kertas dengan ukuran yang sebesar koran.

Untuk lulus pada tes ini anda harus konsisten dalam menjumlahkan angka-angka yang ada di sana, meskipun angkanya sederhana tetapi anda anda harus berusaha supaya angka yang anda proses itu sama.

Baca Juga :   Pentingnya Informasi Macam-macam Jurusan Kuliah dan Prospeknya Lengkap

3. Contoh tes untuk soal yang ketiga adalah tes logika aritmatika, yang dimana tes ini mengukur kemampuan analisis serta pemahaman anda mengenai pola dan juga kecenderungan. Sesudah memahami dan menganalisis, maka anda harus melakukan sebuah prediksi dan mengisi kelanjutan dari pola itu sendiri. Pola yang mungkin diuji dalam urutan ini adalah urutan, yaitu pengelompokkan secara berlompatan.

Bila anda ingin lulus di tes ini maka jangan terpaku di angka yang pertama. Tapi lihatlah angka itu dengan keseluruhan. Karena adanya limit waktu dalam mengerjakan tes ini, maka sebaiknya jangan terpaku dengan soal yang terlalu rumit dan kerjakanlah soal yang lebih mudah terlebih dulu.

4. Contoh soal tes psikotes yang berikutnya adalah Tes EPPS (Edwards Personal Preference Schedule). Tes ini menunjukkan kepribadian anda, yang dimana di dalam tes ini anda harus memilih satu diantara dua pilihan yang paling sesuai dengan diri anda.

Biasanya tes EPPS terdiri dari 25 pertanyaan dan kadang ada dua pilihan yang tidak sesuai dengan diri anda. Kunci dalam mengerjakan tes ini adalah anda harus jujur, karena pertanyaannya akan selalu diulang dan konsistensi sangat penting dalam mengerjakan tes ini. Yaitu untuk menunjukkan kepribadian anda yang sebenarnya.

5. Contoh terakhir dari soal tes psikotes adalah tes analog verbal. Yang dimana tes ini akan menguji kemampuan logika anda, pada sebuah permasalahan yang ada. Biasanya tes ini terdiri dari 40 soal yang seputar verbal, seperti misalnya antonim, sinonim, dan analog dalam suatu kata.

Untuk bisa menyelesaikannya dengan baik maka anda harus berkonsentrasi dan mencoba untuk menghafal soal serta jawaban karena adanya beberapa persamaan soal.

Baca Juga :   11 Usaha Online Rumahan Tanpa Modal Lengkap

Demikian pembahasan lengkap tentang pengertian psikotes, tujuan dan contoh soalnya. Semoga dapat dipahami dan dipelajari kembali, sehingga akan memudahkan anda dalam mengerjakan soal tes psikotes yang nanti anda hadapi.

Baca Juga :