Pengertian Test IELTS atau International English Language Testing System

Posted on

Pengertian Test IELTS atau International English Language Testing System “Lengkap”

Salah satu tes kemampuan bahasa Inggris dan penguasaan bahasa Inggris yang berstandar internasional selain TOEFL adalah IELTS atau International English Language Testing System. Untuk test yang satu ini biasanya akan digunakan dan diterima di beberapa negara seperti Kanada, Selandia Baru, Inggris, Irlandia, Australia, dan Afrika Selatan. Namun tes IELTS ini juga diterima oleh lebih dari 3000 institusi pendidikan yang ada di Amerika.

Jenis – jenis IELTS atau International English Language Testing System

Pada umumnya, tes IELTS ini dibagi menjadi 2 jenis yaitu Academic Version dengan General Training Version. Berikut penjelasan lengkapnya:

1. Academic Version

Merupakan tes kemampuan bahasa Inggris dalam memasuki universitas atau perguruan tinggi, yang ada di suatu negara pengguna atau bagi penutur Bahasa Inggris atau yang disebut dengan English-speaking country.

2. General Training Version

Adalah tes kemampuan dalam bahasa Inggris yang tujuannya adalah untuk kebutuhan non akademik. Misalnya dalam mencari pengalaman bekerja, non akademik trainning, dan kebutuhan imigrasi.

Jenis Tes yang Diujikan dalam IELTS atau International English Language Testing System

Sama seperti tes TOEFL, pada tes IELTS juga terdapat sejumlah ujian yang terdiri dari empat bagian yaitu speaking, listening, writing dan reading. Tes listening serta speaking ini mempunyai isi yang sama yaitu General Training Version dan Academic Version. Namun untuk tes writing dan reading tidak sama.

Baca Juga :   Auxiliary Verb : Penjelasan 4 Kata Kerja Bantu  Dalam Bahasa Inggris Beserta Contoh Kalimatnya

Berikut penjelasan lengkap mengenai jenis tes yang diujikan di IELTS:

1. Listening

Dalam tes IELTS ini terdapat tes listening yang dibagi menjadi empat tahap dengan waktu sekitar 40 menit, yang terdiri dari 30 menit tes dan 10 menit untuk mengisi lembar jawaban. Tes ini berisi dialog dan monolog yang hanya akan diperdengarkan pada peserta ujian sebanyak satu kali saja.

Setiap peserta akan diberi waktu untuk melihat soalnya sebelum mulai tes. Namun jika tes sudah selesai maka ada waktu sekitar 10 menit untuk peserta dalam mengerjakan soal tersebut.

2. Reading

Untuk Academic Version tes terdiri dari tiga bagian, yaitu yang berisi 3 teks dan jumlah soalnya yaitu 40 soal. Ada tiga bagian juga pada General Version dengan teks yang lebih pendek, karena jumlah teksnya ada lima. Durasi pengerjaannya yaitu sekitar 60 menit saja.

3. Writing

Untuk tes writing pada IELTS ini terdiri dari dua bagian, yang pertama adalah peserta harus mendekripsikan sebuah grafik/diagram ke tulisan. Dan yang kedua adalah peserta harus menulis respon mengenai sebuah pendapat/opini. Ada 2 bagian juga di General Version test reading ini, yaitu membuat essay dan juga surat. Durasi tesnya yaitu selama 60 menit saja.

4. Speaking

Di dalam tes speaking ini juga terdapat tiga bagian yang dimana untuk bagian pertama, peserta akan diberi pertanyaan secara personal seperti misalnya hobi/kesukaan, alasan mengapa mengambil tes IELTS, dan lain sebagainya. Sedangkan untuk tes di bagian kedua, peserta akan diberi topik lalu diminta untuk memberikan komentar mengenai topik itu. Bagian terakhirnya adalah diskusi, masih tentang topik yang kedua yang dilakukan antara peserta dengan penguji. Tes ini hanya berlangsung selama 11-15 menit saja.

Baca Juga :   Perbedaan “ Motive , Motif dan Motivation” Serta Penggunaanya  didalam Bahasa Inggris

Skor pada Tes IELTS

Skor pada tes ILETS akan menggunakan 9 band system, yang dimana para peserta akan mendapatkan skor antara 1-9. Dan pada setiap band systemnya terdapat nilai satuan penuh atau setengah nilai, misalnya 6, 6.5, 7.5 dan seterusnya. Ada juga sistem pembulatan pada skor IELTS ini yaitu sistem pembulatan ke atas untuk menentukan skor. Artinya peserta yang mendapatkan skor total hingga 6,25 akan dibulatkan menjadi 6,5 dan jika skornya 6,75 maka akan dibulatkan menjadi 7. Skor IELTS berlaku hingga 2 tahun lamanya, terhitung sejak dilakukannya tes.

Demikianlah pembahasan lengkap mengenai tes IELTS untuk memenuhi persyaratan studi atau bekeria di luar negeri.

Baca Juga :