Revolusi Rusia : Latar Belakang, Proses Terjadinya Dan Dampaknya Lengkap

Posted on

Revolusi Rusia : Latar Belakang, Proses Terjadinya Dan Dampaknya Lengkap

Latar Belakang Revolusi Rusia – Di awal Revolusi Rusia, pada masa pemerintahan Tsar Nicholas II di tahun 1894-1917, pemerintahan Rusia sangat bersifat otokratis dan reaksioner. Tetapi didalam bidang ekonomi sangat progresif, dan terutama didalam bidang industri seperti tekstil, batubara, besi, dan pertambangan. Dengan industri yang semakin maju, maka muncullah kaum buruh.

Lenin addressing vsevobuch troops on red square in moscow on may 25, 1919. (Photo by: Sovfoto/UIG via Getty Images)

Tahun 1905 terjadilah pemberontakan kaum buruh yang tujuannya adalah untuk menuntut persamaan hak serta perbaikan nasib. Hal itu sejalan dengan semboyan mereka yaitu sama rasa sama rasa. Di samping itu pemerintah liberal juga dituntut oleh rakyat. Saat itu kekalahan dialami juga oleh Rusia dari Jepang.

Didalam situasi yang sedang kacau tersebut, Tsar Nicholas II masih bisa mengatasi keadaan dengan cara menjamin kebebasan dan pembentukan Duma. Namun Duma juga terjadi pertentangan antara kaum liberal dan kaum liberalis. Yang saat itu menginginkan monarki konstitusional. Dan kaum liberal menginginkan susunan masyarakat yang sosialis.

Nicolas II memihak kaum Sosialis dan bersikap sangat keras sehingga Duma dibubarkan. Hal tersebut kemudian mendorong adanya Revolusi Rusia.

Latar Belakang Revolusi Rusia

Sesudah Rusia kalah dari Jepang di tahun 1905, bayangan revolusi selalu terbayang oleh Rusia. Rakyat pun membuat gerakan menentang pemerintah yang ditindas dengan kekerasan senjata. Gerakan yang sifatnya sporadis dan segala usaha dari pemerintah untuk menindasnya, gerakan ini selalu muncul dari waktu ke waktu.

Akhirnya di tengah perang dunia ketika Rusia mengalami kekalahan besar, terjadilah revolusi Rusia. Faktor penyebabnya yaitu :

1. Pemerintahan Tsar Nicholas II yang Reaksioner

Baca Juga :   Sejarah dan Perkembangan Permusikan Eropa Lengkap

Ketika negara lain mengakui hak politik untuk warga negaranya, Nicholas belum mau melakukan hal yang sama dengan negara lainnya. Nicholas II memang mengizinkan Duma tapi keadaan Duma hanyalah sandiwara. Pemilihan anggotanya hanya dilakukan dengan pura-pura saja. Anggota Duma pun sifatnya pro pemerintahan Tsar. Rekomendasi dan hasil rapat Duma Tsar tak pernah dihiraukan.

2. Perbedaan sosial yang mencolok

Kedua golongan masyarakat dalam kondisi kehidupan berbeda di Rusia saat itu sangat jauh berbeda. Bangsawan dan Tsar hidup mewah dan kaya raya. Sedangkan rakyatnya terutama buruh dan tani sengsara dan sangat miskin.

Hak yang dimiliki kaum bangsawan juga tak dimiliki rakyat. Bahkan banyak rakyat yang diabaikan. Meskipun perbudakan telah dibinasakan tapi para bangsawan masih membutuhkan rakyat seperti budak di kehidupan sehari-harinya.

3. Susunan pemerintahan Tsar yang buruk

Pemerintahan tak disusun dengan rasional di masa Tsar II, tetapi dasar favoritisme. Dalam pemerintahan Tsar hanya orang-orang yang disukainya saja untuk jabatannya. Dalam hal tersebut Ncholas II sangat dipengaruhi oleh istrinya, Tsarrina Alexandra.

Alexandra juga dipengaruhi oleh biarawan yang menyebut dirinya utusan Tuhan dari Grigori rasputin. Grigori dan Alexandra merupakan orang-orang yang sangat benci terhadap segala hal paham baru.

4. Adanya aliran-aliran yang menentang kaisar

Revolusi Rusia tahun 1905 adalah aliran yang menentang Tsar dan bisa ditindas tapi tak hilang. Mereka mengumpulkan kekuatan sambil menunggu kesempatan dan melakukan gerakan bawah tanah. Aliran itu adalah aliran sosialis dan liberal, kaum liberal merupakan kaum Kadet (konstitusional Demokrat). Aliran itu ingin Rusia menjadi kerajaan yang berundang-undang.

Dan kaum sosialis ingin susunan rakyat yang sosial dan pemerintahan yang demokratis dan modern. Kaum sosialis terbagi atas dua aliran anasir yang revolusioner. Yaitu: Menshevik (sosial demokrat atau moderet) dan bolsheviks ( radikal yang kemudian berkembang menjadi partai komunis).

Baca Juga :   Peradaban : Pengertian dan Ciri-Cirinya Lengkap

Golongan yang dipimpin oleh georgi Plekhanau yaitu golongan Mensheviks di gantikan oleh Kerensky. Dan ada juga golongan golongan Bolsheviks yang dipimpin oleh Trotsky dan Lenin.

5. Persoalan Tanah

Tahun 1906 terjadi perubahan agraria oleh Mentri Stoypin yang hanya menghasilkan perubahan mir menjadi milik individu mir. Di luar mir ada banyak tanah yang ukurannya besar dan akhirnya menjadi milik juragan tanah. Baik dari kaum bangsawan atau para kulak dan petani besar.

Tanah itu dikerjakan para petani kecil atau tukang buruh. Kemudian buruh tanah ini menuntut untuk memiliki tanah yang seharusnya milik haknya.

6. Ancaman bahaya kelaparan

Sebanyak 15 juta warga Rusia dimobilisasi untuk perang. Kesejahteraan warganya dijamin sepenuhnya oleh negara. Dan banyak warga Rusia yang dikirim ke medan perang karena kekurangan tenaga kerja. Baik di bidang pertanian atau industri. Kemacetan di bidang pertanian serta industri menyebabkan bahaya kelaparan karena kurangnya bahan makanan. Perekonomian saat itu juga sangat kacau.

7. Kekalahan perang

Ketika melibatkan perang dunia I, Rusia tidak mempunyai tujuan tertentu. Rusia ikut perang hanya karena terikat dan terseret oleh janjinya dengan negara lain. Khusunya yang tergabung dalam triple entente. Keikutsertaan Rusia dalam perang dunia I, mendapat sambutan dingin dari rakyatnya.

Karena tak memperoleh dukungan dari rakyatnya, tentu peperangan memperoleh kekalahan. Kekalahan yang besar di Rusia semakin membuat kecewa dan menghilangkan kepercayaan pada Tsar. Rakyat ingin kedamaian karena jemu dengan peperangan.

Proses Terjadinya Revolusi Rusia

Revolusi Februari 1917

Revolusi yang dimulai dari Petrograd (sekarang Leningrad)dengan para demonstrasi yang menuntut bahan makanan.

Dan juga pemogokan di banyak perusahaan-perusahaan. Revolusi tersebut di lakukan oleh kaum kudet, Bolshewiki dan menshewiki kemudian bisa menyingkirkan Tsar Nichollas II. Pemerintahan dikendalikan oleh kaum kudet dengan cara pemerintahan sementara. Tapi kaum kudet tak bisa menjalankan perubahan seperti yang dituntut kaum rakyat.

Baca Juga :   Zaman Paleolitikum : Pengertian, Ciri, Kehidupan, Kebudayaan, Kepercayaan, Dan Peninggalannya Lengkap

Karensky yang memimpin kaum Menshewiki pertama. Ia menjunjung kembali kehormatan dari Rusia dimata dunia internasional di karenakan kekalahan-kekalahan Rusia dalam peperangan. Sesudah itu mengadakan perubahan pemerintahan dalam negeri. Serangan pada Jerman besar-besaran pada perang dunia I segera dilakukan tapi gagal.

Hal itu menyebabkan hilangnya kepercayaan Menshewiki dari rakyatnya. Kesempatan tersebut digunakan sebaik-baiknya oleh para kaum Bolshewiki untuk menyusun kekuatan yang bertujuan untuk merebut pemerintahan.

Revolusi Oktober 1917

Ketika kepercayaan rakyat pada Menshewiki hilang maka kaum Bolshewiki segera mendekatkan diri pada rakyat dan memberi janji adanya pembagian tanah serta perdamaian. Dengan cara itu Bolshewiki menyiapkan diri dengan wajib militer pada para pekerja, lalu menjadi pengawal merah. Di bawah kepemimpinan Trotsky, yang sudah siap untuk merebut kekuasaan.

Revolusi ini diawali di Petrogard yang dipimpin oleh Lenin yaitu dengan menyerukan untuk mendirikan republik soviet. Angkatan laut dan darat yang memihak Lenin. Menshewiki dibawah pimpinan kerensky behasil disingkirkan pada tanggal 25 Oktober 1917. Pemerintahan baru di rusia akhirnya dapat dipegang oleh kaum Bolshewiki.

Dampak Revolusi Rusia

Meluasnya paham komunis di dunia yang dikarenekan revolusi rusia, dimenangkan oleh kaum komunis radikal (Bolshevik). Saat itu negara ketiga masih dijajah bangsa lain dengan segera mengadopsinya. Dan negara yang baru dibentuk serta negara yang rakyatnya sudah bosan hidup dalam kekangan feodalisme penguasa.

Paham baru itu menjalar ke Indonesia yang saat itu menghidupkan organisasi pergerakan yang menuju ke arah kemerdekaan. Organisasi yang menganutnya juga bersikap radikal atau tidak kooperatif pada Belanda, kemudian mereka melakukan pemberontakan.

Contohnya ISDV setelah Indonesia merdeka dan mengubahnya menjadi PKI.

Itulah uraian mengenai Latar Belakang Terjadinya Revolusi Rusia yang lengkap dengan penjelasannya. Semoga artikel ini bisa menjadi referensi yang tepat bagi anda yang sedang mempelajari tentang sejarah. Semoga bermanfaat.

Baca Juga :