Teks Editorial : Pengertian, Contoh, Jenis, Fungsi, Isi Dan Strukturnya Lengkap

Posted on

Teks Editorial : Pengertian, Contoh, Jenis, Fungsi, Isi Dan Strukturnya Lengkap

Teks Editorial – Apakah anda pernah membaca atau menemukan teks yang isinya bersifat pribadi? Misalnya mengenai suatu masalah tertentu. Bila pernah artinya anda sedang membaca teks editorial. Atau sering juga disebut dengan teks opini.

Teks Editorial

Untuk membedakan teks editorial dengan teks yang lainnya, mari kita kenali pengertian, Tujuan, Manfaat, Fungsi, Ciri, Struktur, Kaidah Dan Contohnya seperti di bawah ini.

Pengertian Teks Editorial Menurut Para Ahli

Teks editorial menurut Dja’far H Assegaf Dalam Bukunya “Jurnalistik Masa Kini”Yang Dikutip Dari Lyle Spencer Dalam “Editoril Writing”, adalah suatu pernyataan tentang sebuah fakta dan opini yang secara singkat, logis, dan menarik yang ditinjau dari segi penulisannya. Dan memiliki tujuan untuk memengaruhi pendapat atau memberikan interpretasi pada sebuah berita yang menonjol sebegitu rupanya. Sehingga bagi sebagian besar pembaca surat kabar akan menyimak pentingnya arti dari suatu berita yang ditajukkan tersebut.

Tujuan Teks Editorial

  1. Untuk mengajak para pembaca untuk ikut berpikir dalam suatu masalah atau isu dan topik yang kini sedang hangat menjadi perbincangan di kehidupan sekitar kita.
  2. Untuk memberi pandangan pada para pembaca pada isu-isu yang sedang berkembang.

Manfaat Dari Teks Editorial

Teks editorial akan memberikan sebuah informasi pada para pembacanya, untuk merangsang pemikiran. Yang terkadang mampu menggerakkan pembacanya untuk bertindak sesuatu.

Baca Juga :   Contoh Seloka Nasehat, Pendidikan, Mengejek, Sindiran Lengkap

Fungsi Teks Editorial

Beberapa fungsi dari teks editorial ini diantaranya yaitu :

  1. Pada umumnya fungsi teks editorial atau tajuk rencana adalah untuk menjelaskan sebuah berita dan bagaimana akibatnya pada setiap masyarakat.
  2. Untuk mengisi latar belakang dari hubungan dengan berita tersebut, dengan kenyataan sosial yang ada. Dan dengan faktor yang memengaruhinya, dengan lebih menyeluruh.
  3. Terkadang ada pula analisis kondisi yang fungsinya adalah untuk menyiapkan masyarakat akan kemungkinan yang dapat terjadi.
  4. Untuk meneruskan penilaian moral tentang berita itu sendiri.

Jenis Teks Editorial

  1. Interpretaive Editorial. Editorial yang satu ini tujuannya adalah untuk menjelaskan suatu isu dengan menyajikan sebuah fakta dan seorang figur, untuk memberi pengetahuan.
  2. Controversial Editorial. Tujuan dari editorial yang satu ini adalah untuk meyakinkan para pembaca pada keinginan, atau menumbukan rasa percaya pembaca pada suatu isu tertentu. Di dalam editorial ini biasanya suatu pendapat yang isinya berlawanan akan digambarkan menjadi lebih buruk.
  3. Explantory Editorial. Editorial yang satu ini menyajikan suatu masalah atau isu, supaya dinilai oleh pembacanya. Tujuan dari teks editorial ini biasanya untuk mengidentifikasi suatu masalah, dan membuka mata masyarakat dalam memerhatikan suatu isu.

Ciri Teks Editorial

Berikut ini beberapa ciri dari teks editorial :

  1. Tema tulisannya selalu hangat. Atau yang sedang dibicarakan oleh masyarakat luas, aktual dan juga faktual.
  2. Sifatnya sistematis dan juga logis.
  3. Tajuk rencana menjadi sebuah opini atau pendapat yang sifatnya argumentative.
  4. Menarik untuk dibaca kembali karena penggunaan kalimatnya yang singat, padat tetapi jelas.

Struktur Teks Editorial

Struktur dalam menyusun teks editorial ini sama dengan struktur pada teks eksposisi, ada tiga struktur dalam teks editorial yang diantaranya yaitu :

  1. Pernyataan pendapat atau tesis. Yaitu bagian yang isinya adalah sudut pandang dari penulis tentang masalah yang sedang dibahas. Biasanya sebuah teori akan diperkuat kembali oleh sebuah argumen.
  2. Argumentasi, alasan, atau bukti yang digunakan untuk memperkuat pernyataan yang ada di dalam tesis. Meskipun pada umumnya argumentasi ini berarti menolak suatu pendapat tertentu. Argumennya dapat berbentuk pertanyaan yang umum atau data, dari hasil penelitian, pernyataan dari para ahli, atau beberapa fakta yang berdasarkan hasil referensi yang dapat dipercaya.
  3. Penyataan/Penegasan Ulang Pendapat (Reiteration). Bagian ini isinya adalah suatu penegasan ulang dari pendapat yang didorong oleh sebuah fakta di bagian argumentasi. Untuk memperkuat atau menegaskan, yang ada di bagian akhir teks.
Baca Juga :   Surat Perjanjian : Pengertian, Fungsi, Ciri Dan Contohnya Lengkap

Kaidah Kebahasaan Pada Teks Editorial

Sama halnya dengan kaidah kebahasaan yang terdapat pada Teks Prosedur Kompleks, pada ciri kaidah kebahasaan teks editorial ini juga menggunakan verba material. Berikut ini kaidah kebahasaan yang terdapat pada teks editorial :

  1. Adverbia. Yang ditujukan kepada pembaca untuk meyakini teks yang dibahas, dengan menegaskan atau menggunakan kata keterangan atau Adverbia Frekuentatif. Kata yang biasanya digunakan adalah Selalu, Biasanya, Sering, Kadang-Kadang, Sebagian Besar Waktu, Jarang Dan Lainnya.
  2. Konjungsi. Yaitu kata penghubung yang ada pada teks, misalnya bahkan.
  3. Verba Material. Adalah verba yang menunjukkan suatu perbuatan fisik atau peristiwa.
  4. Verba Rasional. Yaitu verba yang menunjukkan hubungan intensitas (Pengertian A Adalah B) Dan Milik (Mengandung Pengertian A Mempunyai B).
  5. Verba Mental. Yaitu jenis verba yang menerangkan tentang persepsi misalnya melihat, atau merasa, afeksi misalnya suka atau khawatir, serta kognisi misalnya berpikir atau mengerti. Dalam verba mental ini terdapat partisipan pengindra atau senser dan fenomena.

Contoh Teks Editorial Mengenai Kesehatan

Judul : Pelayanan Pada Rumah Sakit Dan Mutu Kesehatan Harus Ditingkatkan.

Tahun lalu ada sekitar 200an pengaduan mengenai minimnya pelayanan kesehatan di berbagai rumah sakit yang ada di Indonesia. Yang dimana jumlah itupun dilaporkan dan sudah diterima oleh Kemenkes.

Artinya yang belum dilaporkan masih banyak lagi, salah satunya adalah hal yang menjadi mutu pelayanan dokter yang masih kurang memuaskan. Misalnya soal penanganan pada pasien. Banyak dokter yang belum bisa mengetahui penyakit apa yang diderita pasien, sehingga memberikan obat yang kurang tepat.

Semestinya pemerintah (khususnya di bisang kesehatan) selalu memperbarui dan meningkatkan mutu para dokter yang ada di seluruh Indonesia dengan berkala. Tujuannya supaya pelayanan kesehatan masyarakat bisa berhubungan dengan lebih baik lagi.

Baca Juga :   Skimming dan Scanning - Pengertian, Penggunaan, Cara Membaca, Tujuan, Manfaat Serta Contohnya Lengkap

Demikian pembahasan mengenai teks editorial yang lengkap dengan pengertian, jenis, struktur, kaidah kebahasaan dan juga contohnya. Semoga artikel ini dapat membantu anda dalam membuat sebuah teks editorial yang tepat dan sesuai format.

Baca Juga :