Etika Ekonomi : Pengertian Dalam Distribusi Barang dan Jasa

Posted on

Pengertian Etika ekonomi dalam distribusi barang dan jasa

Pengertian Etika ekonomi – Kegiatan distribusi yang dilakukan oleh para distributor sewajarnya memiliki dan memegang etika ekonomi. Etika ekonomi dalam distribusi barang dan jasa adalah tindakan berusaha memperoleh keunturigan yang wajar tanpa merugikan pihak lain (konsumen, produsen, dan sesama distributor).

Pengertian Etika ekonomi

Inti etika ekonomi yang selayaknya dijalankan distributoradalah menyebarkan barang dan jasa secara adil dan merata ke semua wilayah agar tercukupi semua kebutuhannya dengan harga yang relatif sama dan terjangkau.

Lancarya kegiatan distribusi, memudahkan konsumen membeli barang atau jasa yang dibutuhkan dan produsen bisa lebih cepat memasarkan hasil produksinya. Namun jika saluran distribusi tidak lancar, maka bukan hanya pihak konsumen yang dirugikan, tetapi juga pthak produsen.

Konsumen dengan tidak lancarnya distribusi akan mengalami kesulitan dalam memperoleh barang yang dibutuhkan. Sedang bagi produsen akan menghambat penjualan produknya sehingga keuntungan yang diperoleh menjadi lebih kecil.

Sistem distribusi dianggap efisien apabila memenuhi dua syarat berikut :

  • Mampu menyampaikan hasil-hasil dan produsen kepada konsumen dengan biaya semurah-murahnya.
  • Mampu mengadakan pembagian yang adil dan keseluruhan harga yang dibayar konsumen terakhir kepada semua pihak yang ikut serta di dalam kegiatan produksi dan distribusi barang itu. Yang dimaksud adil dalam hal ini adalah pemberian balas jasa fungsi-fungsi pemasaran sesuai sumbangan masing-masing.

Dengan adanya kegiatan distribusi, kelebihan jumlah barang di daerah tertentu dapat disalurkan ke daerah yang kekurangan dan membutuhkan, sehingga harga barang menjadi stabil. Jumlah barang yang tersedia dan melebthi kebutuhan akan mengakibatkan harga barang menjadi rendah.

Sebaliknya, jumlah bararig yang lebih sedikit dibanding kebutuhan akan mengakibatkan harga barang tersebut menjadi tinggi. Distribusi telah menjadikan persediaan barang antarwilayah menjadi sesuai dengan kebutuhan. Sehingga harga barang menjadi relatif sama di wilayah yang satu dengan wilayah yang lain.

Baca Juga :   15 Pengertian Keluarga Menurut Para Ahli Lengkap

Baca Juga :